Rusia Lanjutkan Uji Coba Senjata Hipersonik Terbaru
Jum'at, 28 Februari 2020 - 20:29 WIB
Rusia Lanjutkan Uji Coba Senjata Hipersonik Terbaru
A
A
A
MOSKOW - Rusia akan terus melanjutkan uji coba senjata hipersonik terbarunya di Armada Utara. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu kepada Dewan Kementerian Pertahanan.
Menurut Shoigu, uji coba terbaru akan meningkatkan potensi tempur Armada Utara serta armada lain dari Angkatan Laut Rusia.
"Pengujian senjata baru, termasuk hipersonik, sedang berlangsung. Semua ini akan memungkinkan kami untuk secara kualitatif meningkatkan potensi tempur Armada Utara dan armada lain dari Angkatan Laut Rusia," terang Shoigu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (28/2/2020).
Sebelumnya, Panglima Angkatan Laut Rusia Nikolai Evmenov mengatakan bahwa uji coba rudal jelajah anti-kapal hipersonik Zircon berhasil. Ia juga mengatakan kapal pertama yang dipersenjatai dengan rudal ini di tahun-tahun mendatang adalah kapal perang jenis fregat.
Akhir tahun lalu, Rusia mengerahkan sistem rudal berkemampuan nuklir hipersonik Avangard, yang diklaim sebagai perintis kemajuan dalam kecepatan dan kemampuan manuver. Rusia telah melakukan kampanye untuk memperbaiki sistem pertahanannya, sebagaimana digariskan oleh Presiden Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya pada tahun 2018.
Menurut Shoigu, uji coba terbaru akan meningkatkan potensi tempur Armada Utara serta armada lain dari Angkatan Laut Rusia.
"Pengujian senjata baru, termasuk hipersonik, sedang berlangsung. Semua ini akan memungkinkan kami untuk secara kualitatif meningkatkan potensi tempur Armada Utara dan armada lain dari Angkatan Laut Rusia," terang Shoigu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (28/2/2020).
Sebelumnya, Panglima Angkatan Laut Rusia Nikolai Evmenov mengatakan bahwa uji coba rudal jelajah anti-kapal hipersonik Zircon berhasil. Ia juga mengatakan kapal pertama yang dipersenjatai dengan rudal ini di tahun-tahun mendatang adalah kapal perang jenis fregat.
Akhir tahun lalu, Rusia mengerahkan sistem rudal berkemampuan nuklir hipersonik Avangard, yang diklaim sebagai perintis kemajuan dalam kecepatan dan kemampuan manuver. Rusia telah melakukan kampanye untuk memperbaiki sistem pertahanannya, sebagaimana digariskan oleh Presiden Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya pada tahun 2018.
(ian)