Kapal Perang China Tembak Pesawat AS dengan Laser

Jum'at, 28 Februari 2020 - 09:06 WIB
Kapal Perang China Tembak...
Kapal Perang China Tembak Pesawat AS dengan Laser
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal perang China menargetkan sebuah pesawat patroli Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dengan tembakan laser di wilayah udara internasional di sebelah barat Guam.

Armada Pasifik AS pada hari Kamis mengatakan insiden itu terjadi awal bulan ini. Pejabat Angkatan Laut di Hawaii mengecam aksi militer China sebagai "tindakan tidak aman dan tidak profesional".

Juru bicara Armada Pasifik AS, Rachel McMarr kepada Navy Times, mengatakan pesawat P-8A Poseidon Angkatan Laut Amerika sedang melakukan operasi rutin pada 17 Februari di wilayah yang berjarak sekitar 380 mil sebelah barat Guam di Laut Filipina ketika insiden itu terjadi.

Tembakan laser tidak terlihat dengan mata telanjang. Namun, menurut McMarr, itu tetapi terdeteksi oleh sensor di pesawat.

Tidak ada anggota awak pesawat yang terluka dan pesawat mendarat dengan selamat di Pangkalan Angkatan Udara Kadena di Okinawa, Jepang, tempat pesawat itu dikerahkan. Pesawat itu bagian dari Skuadron Patroli 45 yang berpusat di Jacksonville, Florida.

"Pesawat saat ini sedang menjalani penilaian kerusakan," katanya, yang dilansir Jumat (28/2/2020). Tembakan laser itu diduga hanya sebagai peringatan dan tidak bermaksud untuk menyebabkan insiden fatal.

Angkatan Laut AS mengatakan tembakan laser oleh kapal perusak 161 Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China telah melanggar Kode untuk Pertemuan yang Tidak Direncanakan di Laut, sebuah perjanjian multilateral yang dicapai pada Simposium Angkatan Laut Pasifik Barat 2014 untuk mengurangi kemungkinan insiden di laut.

Menurut para pejabat Angkatan Laut Amerika tindakan kapal perusak China itu juga bertentangan dengan nota kesepahaman tentang aturan perilaku untuk keselamatan udara dan pertemuan maritim antara Departemen Pertahanan Amerika dan Departemen Pertahanan Republik Rakyat China.

“Pesawat Angkatan Laut AS secara rutin terbang di Laut Filipina dan telah melakukannya selama bertahun-tahun. Pesawat dan kapal Angkatan Laut AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan," kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Perang AS akan...
Kapal Perang AS akan Dipersenjatai Laser Pemburu dan Pembakar Drone
Dalih Kapal China Bidikkan...
Dalih Kapal China Bidikkan Laser: Pesawat Militer Australia Bertindak Berbahaya
Dominasi Senjata Laser...
Dominasi Senjata Laser Jadi Medan Perlombaan Senjata AS dan China
Kapal AL China Bidikkan...
Kapal AL China Bidikkan Laser ke Pesawat Militer Australia
Kala Laser Disematkan...
Kala Laser Disematkan dalam Senjata Militer
China Bikin Senjata...
China Bikin Senjata Laser yang Bisa Menembak Sesukanya, Menyebutnya Terobosan
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
20 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved