Hosni Mubarak: 30 Tahun Berkuasa, Enam Tahun Dipenjara

Selasa, 25 Februari 2020 - 20:30 WIB
Hosni Mubarak: 30 Tahun...
Hosni Mubarak: 30 Tahun Berkuasa, Enam Tahun Dipenjara
A A A
KAIRO - Kabar meninggalnya Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak mengejutkan banyak pihak, baik teman maupun lawan.

Politik Mesir tak lengkap tanpa membaca sepak terjang Mubarak di dalamnya. Dia pun menjadi bagian dari sejarah modern Mesir.

Sebelum dia masuk politik, Mubarak merupakan pejabat karir di Angkatan Udara Mesir. Dia menjabat sebagai komandan dari 1972 hingga 1975.

Mubarak menjadi presiden setelah pembunuhan Anwar Sadat. Masa jabatannya pun berlanjut hingga hampir 30 tahun, menjadikan dia pemimpin Mesir terlama di Mesir sejak Muhammad Ali Pasha.

Dia terguling dari kekuasaan oleh militer pada 2011 setelah 18 hari unjuk rasa yang diikuti ribuan orang di Lapangan Tahrir dan 900 warga Mesir tewas akibat tindakan represi aparat keamanan.

Setelah digulingkan, Mubarak ditahan selama enam tahun saat dia dan dua putranya, Alaa dan Gamal, diadili atas kematian 900 demonstran anti-pemerintah saat Arab Spring.

Selama berkuasa, Mubarak merupakan aliansi Amerika Serikat (AS), keras terhadap kelompok militan dan mempertahankan kesepakatan damai antara Mesir dan Israel.

Saat gelombang unjuk rasa muncul, Mubarak adalah sosok yang dianggap sebagai firaun jaman akhir sehingga harus digulingkan melalui unjuk rasa besar-besaran.

Pengunjuk rasa terinspirasi oleh revolusi Tunisia dan menggunakan media sosial untuk menggalang dukungan.

Publik pun marah dengan meluasnya korupsi dan kebrutalan selama masa pemerintahan Mubarak.

Gelombang unjuk rasa berhasil memaksa Mubarak mundur pada 11 Februari 2011. Para jenderal mengambil alih kekuasaan dengan harapan dapat memelihara sistem yang telah dibangun Mubarak.

Tergulingnya Mubarak mengguncang rezim-rezim lain di penjuru dunia Arab.

Mubarak pun menjadi satu-satunya mantan pemimpin Arab yang dipenjara. Dia divonis bersama mantan kepala keamanan pada Juni 2012 dan menjalani hukuman penjara seumur hidup karena dianggap gagal mencegah pembunuhan sekitar 900 demonstran pada 2011.

Keduanya mengajukan banding atas vonis itu dan pengadilan tinggi membebaskan keduanya pada 2014.

Ribuan orang kembali berunjuk rasa menentang keputusan pengadilan tinggi tersebut.

Setelah itu, Mubarak dan dua putrnya, Alaa dan Gamal divonis penjara tiga tahun dalam kasus korupsi. Pengadilan banding akhirnya membebaskan dua putranya pada 2015 dan Mubarak berjalan bebas pada 2017.

Sejak penahanan pada April 2011, Mubarak menghabiskan hampir enam tahun di penjara di sejumlah rumah sakit. Setelah pembebasannya dia dibawa ke apartemen di distrik Heliopolis, Kairo.

Bagi pria yang sangat lama tak tersentuh hukum, penjara adalah kejutan besar.

Saat dia diterbangkan dari pengadilan ke Penjara Torah di Kairo pada 2011, dia menangis dan menolak dibawa keluar dari helikopter yang membawanya.
(sfn)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
11 menit yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
1 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
3 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
4 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved