Disambut Meriah di India, Trump Jual Persenjataan Rp42 Triliun
Selasa, 25 Februari 2020 - 23:01 WIB
Disambut Meriah di India, Trump Jual Persenjataan Rp42 Triliun
A
A
A
NEW DELHI - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan India akan membeli peralatan militer senilai USD3 miliar (Rp42 triliun), termasuk beberapa helikopter serbu.
Pengumuman itu muncul saat kedua negara memperkuat kerja sama pertahanan dan perdagangan untuk menyeimbangkan pengaruh China di kawasan.
"India dan AS juga membuat kemajuan dalam kesepakatan dagang besar," ujar Trump.
Negosiator dari kedua pihak berupaya mempersempit perbedaan untuk produk pertanian, peralatan medis, perdagangan digital dan tarif baru.
Trump mendapat sambutan besar di tempat asal Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada Senin (24/2), dengan lebih dari 100.000 orang memenuhi lapangan kriket untuk pawai "Namaste Trump".
Pada Selasa (25/2), Trump duduk bersama Modi didampingi delegasi kedua negara untuk mencoba menyelesaikan berbagai isu penting, terutama terkait konflik dagang.
Setelah pertemuan itu, Trump menyatakan kunjungannya produktif dengan kesepakatan untuk membeli helikopter bagi militer India.
India membeli 24 helikopter SeaHawk dari Lockheed Martin yang dilengkapi dengan rudal Hellfire senilai USD2,6 miliar, dengan rencana pesanan berikutnya yakni enam helikopter Apache.
New Delhi memodernisasi militernya untuk menghadapi kemampuan China. India juga semakin dekat ke AS dibandingkan pemasok tradisionalnya yakni Rusia.
Trump menyatakan kedua negara juga membuat kemajuan dalam kesepakatna dagang. "Tim kami membuat kemajuan luar biasa pada kesepakatan dagang komprehensif dan saya optimistis kita dapat mencapai kesepakatan yang akan menjadi sangat penting bagi kedua negara," kata Trump di samping Modi.
Pengumuman itu muncul saat kedua negara memperkuat kerja sama pertahanan dan perdagangan untuk menyeimbangkan pengaruh China di kawasan.
"India dan AS juga membuat kemajuan dalam kesepakatan dagang besar," ujar Trump.
Negosiator dari kedua pihak berupaya mempersempit perbedaan untuk produk pertanian, peralatan medis, perdagangan digital dan tarif baru.
Trump mendapat sambutan besar di tempat asal Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada Senin (24/2), dengan lebih dari 100.000 orang memenuhi lapangan kriket untuk pawai "Namaste Trump".
Pada Selasa (25/2), Trump duduk bersama Modi didampingi delegasi kedua negara untuk mencoba menyelesaikan berbagai isu penting, terutama terkait konflik dagang.
Setelah pertemuan itu, Trump menyatakan kunjungannya produktif dengan kesepakatan untuk membeli helikopter bagi militer India.
India membeli 24 helikopter SeaHawk dari Lockheed Martin yang dilengkapi dengan rudal Hellfire senilai USD2,6 miliar, dengan rencana pesanan berikutnya yakni enam helikopter Apache.
New Delhi memodernisasi militernya untuk menghadapi kemampuan China. India juga semakin dekat ke AS dibandingkan pemasok tradisionalnya yakni Rusia.
Trump menyatakan kedua negara juga membuat kemajuan dalam kesepakatna dagang. "Tim kami membuat kemajuan luar biasa pada kesepakatan dagang komprehensif dan saya optimistis kita dapat mencapai kesepakatan yang akan menjadi sangat penting bagi kedua negara," kata Trump di samping Modi.
(sfn)