Pertama Kali, Raja Salman Menjamu Rabi Israel di Istana Arab Saudi

Selasa, 25 Februari 2020 - 07:58 WIB
Pertama Kali, Raja Salman...
Pertama Kali, Raja Salman Menjamu Rabi Israel di Istana Arab Saudi
A A A
RIYADH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi, untuk pertama kalinya, menjamu rabi Israel yang bermarkas di Yerusalem, David Rosen, di istananya. Istana Kerajaan Arab Saudi menjadi tuan rumah kunjungan rabi Yahudi tersebut pada pekan lalu.

Rosen lahir di Inggris tetapi pindah ke Israel beberapa tahun yang lalu. Dia merupakan anggota Kepala Komisi Rabbi Israel untuk Dialog Antaragama. Dia menghabiskan dua setengah hari di Ibu Kota Saudi, Riyadh, untuk menghadiri pertemuan King Abdullah International Center for Interreligious and Intercultural Dialogue (Pusat Internasional Raja Abdullah untuk Dialog Antaragama dan Antarbudaya), di mana dia adalah anggota dewan direksi.

Pusat yang berbasis di Wina, yang dikenal sebagai KAICIID, didirikan delapan tahun lalu oleh raja Saudi sebelumnya, Abdullah bin Abdulaziz al-Saud. Namun, belum ada raja Saudi yang pernah mengundang dewan direksi tersebut ke istana kerajaan di Riyadh.

"Itu menakjubkan. Pengalaman itu benar-benar sesuatu yang istimewa," kata Rosen kepada Times of Israel yang dilansir Senin (24/2/2020). "Dan itu bukan hanya pertemuan dengan raja. Hal yang paling menarik adalah bertemu orang-orang muda dan perasaan mereka akan transformasi yang sedang dialami negara mereka."

Rosen mengatakan, pertemuan pekan lalu sebenarnya adalah kelompok antaragama pertama yang dipandu oleh Raja Salman.

"Dua tahun yang lalu, otoritas Saudi tidak akan mempertimbangkan untuk mengundang kami, dan terutama saya sebagai seorang rabi. Ini akan terlalu banyak untuk saat itu," ujar Rosen. "Dalam hal ini, resepsi di istana Kerajaan (Arab Saudi) adalah momen revolusioner," imbuh dia yang mengaku dijamu dengan aneka makanan termasuk buah kurma.

Rosen, yang menjabat sebagai direktur urusan antaragama Komite Yahudi Amerika, adalah satu dari sembilan anggota dewan KAICIID yang menghadiri pertemuan dengan Raja Salman, dan satu-satunya yang mewakili Yudaisme. Delapan lainnya mewakili agama Buddha, Kristen, Hindu, dan Islam.

“Penjaga Dua Masjid Suci menyambut para anggota dewan, yang mengadakan pertemuan pertama mereka di Riyadh, dan menekankan pentingnya peran KAICIID dalam mengonsolidasikan prinsip-prinsip dialog dan koeksistensi antara agama dan budaya yang berbeda, mempromosikan nilai-nilai moderasi dan toleransi, serta memerangi semua bentuk ekstremisme dan terorisme," kata organisasi itu dalam siaran pers.

Rosen, yang juga menjabat sebagai rabi komunal di Afrika Selatan dan sebagai kepala rabi Irlandia, mengatakan bahwa ia mendapat kesan bahwa agar hubungan Israel-Saudi tumbuh lebih formal. Menurutnya, itu kemajuan nyata yang perlu dibuat dalam proses perdamaian Israel-Palestina.

“Dalam semua percakapan saya, ada penekanan bahwa masih ada langit-langit kaca. Dengan kata lain; segala sesuatu bisa menghangatkan—dan orang-orang ingin menghangatkan—tetapi simbolisme masalah Palestina masih sangat signifikan sehingga jika tidak ada gerakan di jalur itu, akan selalu ada batas berapa banyak pemanasan yang bisa terjadi," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Pangeran Arab Saudi:...
Pangeran Arab Saudi: Kerajaan Akan Akui Negara Israel Jika....
Kabinet Arab Saudi:...
Kabinet Arab Saudi: Perjuangan Palestina Masalah Fundamental Arab!
Arab Saudi Tuntut Keadilan...
Arab Saudi Tuntut Keadilan Bagi Palestina
Israel Ucapkan Selamat...
Israel Ucapkan Selamat Hari Nasional Ke-90 Arab Saudi
Raja Salman Undang 1.000...
Raja Salman Undang 1.000 Warga Palestina Naik Haji Gratis
4 Hal yang Dilakukan...
4 Hal yang Dilakukan Raja Salman untuk Membantu Palestina
Berita Terkini
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
40 menit yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
1 jam yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
2 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
3 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
12 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
13 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved