Selandia Baru Perpanjang Larangan Masuk bagi Pengunjung dari China
Senin, 24 Februari 2020 - 14:57 WIB
Selandia Baru Perpanjang Larangan Masuk bagi Pengunjung dari China
A
A
A
WELLINGTON - Selandia Baru mengumumkan perpanjangan larangan masuk bagi warga asing yang melakukan perjalanan dari China. Larangan ini adalah upaya Selandia Baru mencegah penyebaran virus Corona, Covid-19 di negaranya.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pembatasan perjalanan sementara pada perjalanan dari daratan China akan tetap berlaku selama delapan hari untuk melindungi terhadap penyebaran Covid-19. Posisi ini, seperti yang telah terjadi hingga saat ini, akan terus ditinjau setiap 48 jam," kata Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.
Ardern, seperti dilansir Sputnik pada Senin (24/2/2020), kemudian mengatakan bahwa warga Selandia Baru tetap dapat memasuki negaranya, meski baru melakukan perjalanan dari China. Tetapi, mereka akan disarankan untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari setelah mereka kembali.
Terkait Covid-19, korban tewas secara global akibat wabah Covid-19, saat inisudah mencapai 3.458 orang. Jumlah terbanyak di daratan China yang mencapai 3.431 setelah ada tambahan 989 kematian terbaru.
Jumlah kasus atau orang yang terinfeksi secara global mencapai 76.619 orang. Jumlah kasus terbesar di China yang mencapai 77.403 termasuk 467 kasus terbaru.
Sebelum angka kematian baru ini muncul, Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan kematian di negara itu sudah mencapai 2.592. Beberapa jam kemudian angkanya melebihi 3.000 orang.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pembatasan perjalanan sementara pada perjalanan dari daratan China akan tetap berlaku selama delapan hari untuk melindungi terhadap penyebaran Covid-19. Posisi ini, seperti yang telah terjadi hingga saat ini, akan terus ditinjau setiap 48 jam," kata Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.
Ardern, seperti dilansir Sputnik pada Senin (24/2/2020), kemudian mengatakan bahwa warga Selandia Baru tetap dapat memasuki negaranya, meski baru melakukan perjalanan dari China. Tetapi, mereka akan disarankan untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari setelah mereka kembali.
Terkait Covid-19, korban tewas secara global akibat wabah Covid-19, saat inisudah mencapai 3.458 orang. Jumlah terbanyak di daratan China yang mencapai 3.431 setelah ada tambahan 989 kematian terbaru.
Jumlah kasus atau orang yang terinfeksi secara global mencapai 76.619 orang. Jumlah kasus terbesar di China yang mencapai 77.403 termasuk 467 kasus terbaru.
Sebelum angka kematian baru ini muncul, Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan kematian di negara itu sudah mencapai 2.592. Beberapa jam kemudian angkanya melebihi 3.000 orang.
(esn)