Duterte Batalkan Perjanjian Militer, Trump: Itu Bisa Menghemat Banyak Uang

Kamis, 13 Februari 2020 - 17:52 WIB
Duterte Batalkan Perjanjian...
Duterte Batalkan Perjanjian Militer, Trump: Itu Bisa Menghemat Banyak Uang
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan, dia tidak terlalu mempermasalahkan keputusan Filipina untuk membatalkan perjanjian militer dengan AS. Trump menyebut, itu justru bisa menghemat banyak uang AS.

"Saya tidak keberatan jika mereka ingin melakukan itu, itu akan menghemat banyak uang. Pandangan saya berbeda dengan yang lain," ucap Trump, seperti dilansir South China Morning Post pada Kamis (13/2/2020).

Trump mengatakan, AS telah membantu Filipina mengalahkan ISIS dan mengatakan dia memiliki hubungan sangat baik dengan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. "Tapi, kita akan melihat apa yang terjadi," ungkapnya.

Seperti diketahui, Duterte membatalkan Kesepakatan Kunjungan Pasukan (VFA) dengan AS yang telah berlangsung selama dua dekade. Itu menjadi langkah yang mengancam kepentingan AS di Filipina.

“Duterte telah memutuskan menarik pakta rotasi pasukan yang telah berlangsung selama dua dekade agar Filipina lebih independen dalam hubungannya dengan negara lain,” kata juru bicara Kepresidenan Filipina, Salvador Panelo.

“Presiden tidak akan menghibur segala bentuk inisiatif dari pemerintah AS untuk menyelamatkan perjanjian atau dia akan menerima kunjungan resmi ke AS,” sambungnya.

Keputusan itu dipicu penolakan visa AS kepada mantan kepala polisi yang memimpin perang melawan narkoba selama kepemimpinan Duterte. Nantinya, Duterte juga akan membatasi akses pelatihan AS terhadap tentara Filipina dalam memerangi ekstremisme, bencana alam, dan ancaman keamanan maritim.

Panelo mengungkapkan, keputusan Duterte tersebut merupakan konsekuensi tindakan eksekutif dan legislatif AS yang kerap mengabaikan kedaulatan dan tidak menghargai sistem pengadilan Filipina.

(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
25 menit yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
4 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
5 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
5 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved