Kushner Jelaskan Soal Rencana Perdamaian Timur Tengah pada DK PBB
Selasa, 04 Februari 2020 - 16:42 WIB
Kushner Jelaskan Soal Rencana Perdamaian Timur Tengah pada DK PBB
A
A
A
NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB akan mendengar pengarahan secara tertutup dari penasihat senior Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jared Kushner, mengenai rencana perdamaian Timur Tengah.
"Pemahamannya adalah bahwa Amerika Serikat akan meminta konsultasi tertutup untuk memberi pengarahan singkat kepada anggota dewan tentang rencana Amerika. Idenya, seperti yang saya pahami, adalah bahwa Tuan Kushner, sebagai utusan khusus, akan berpartisipasi dalam pertemuan itu," kata duta besar Belgia untuk PBB Marc Pecsteen de Buytswerve, yang negaranya memegang kepresidenan Dewan Keamanan untuk bulan Februari.
"Pertemuan tertutup akan diadakan pada hari Kamis mendatang, mungkin antara pukul 17.00 dan 18.00 (waktu setempat)," imbuhnya kepada wartawan seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (4/2/2020).
Ia juga mengungkapkan bahwa DK PBB akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 11 Februari mendatang.
"DK PBB telah didekati secara informal dengan permintaan untuk mengadakan pertemuan dengan Abbas. Permintaan resmi diharapkan pada hari Senin," ujarnya.
Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa pekan lalu telah mengungkapkan rencana perdamaian Timur Tengah kontroversial yang dirancang oleh Kushner, yang menyerukan solusi dua negara sambil mengakui Yerusalem sebagai "Ibu Kota tak terbagi" Israel. (Baca: Trump: Yerusalem Ibu Kota Israel, Palestina Beribukota di Yerusalem Timur )
Dalam pertemuan darurat di markas Liga Arab di Kairo pada hari Sabtu, para menteri luar negeri Arab dengan suara bulat setuju untuk memboikot rencana AS dan tidak bekerja sama dengan cara apa pun dengan Washington dalam pelaksanaannya. (Baca: Liga Arab Tolak Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump )
"Pemahamannya adalah bahwa Amerika Serikat akan meminta konsultasi tertutup untuk memberi pengarahan singkat kepada anggota dewan tentang rencana Amerika. Idenya, seperti yang saya pahami, adalah bahwa Tuan Kushner, sebagai utusan khusus, akan berpartisipasi dalam pertemuan itu," kata duta besar Belgia untuk PBB Marc Pecsteen de Buytswerve, yang negaranya memegang kepresidenan Dewan Keamanan untuk bulan Februari.
"Pertemuan tertutup akan diadakan pada hari Kamis mendatang, mungkin antara pukul 17.00 dan 18.00 (waktu setempat)," imbuhnya kepada wartawan seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (4/2/2020).
Ia juga mengungkapkan bahwa DK PBB akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 11 Februari mendatang.
"DK PBB telah didekati secara informal dengan permintaan untuk mengadakan pertemuan dengan Abbas. Permintaan resmi diharapkan pada hari Senin," ujarnya.
Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa pekan lalu telah mengungkapkan rencana perdamaian Timur Tengah kontroversial yang dirancang oleh Kushner, yang menyerukan solusi dua negara sambil mengakui Yerusalem sebagai "Ibu Kota tak terbagi" Israel. (Baca: Trump: Yerusalem Ibu Kota Israel, Palestina Beribukota di Yerusalem Timur )
Dalam pertemuan darurat di markas Liga Arab di Kairo pada hari Sabtu, para menteri luar negeri Arab dengan suara bulat setuju untuk memboikot rencana AS dan tidak bekerja sama dengan cara apa pun dengan Washington dalam pelaksanaannya. (Baca: Liga Arab Tolak Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump )
(ian)