China Pulangkan Warga Wuhan di Luar Negeri karena Alami Kesulitan

Jum'at, 31 Januari 2020 - 15:26 WIB
China Pulangkan Warga...
China Pulangkan Warga Wuhan di Luar Negeri karena Alami Kesulitan
A A A
BEIJING - Pemerintah China telah memutuskan untuk mengirim pesawat charter atau sewaan untuk memulangkan warga asal Provinsi Hubei, termasuk Kota Wuhan, yang berada di luar negeri sesegera mungkin. Negara Tirai Bambu itu sedang berjuang keras untuk mencegah penyebaran virus Corona jenis baru, 2019-nCoV , yang kini menyebar ke belasan negara.

Keputusan pemulangan warga Wuhan yang berada di luar negeri disampaikan Kementerian Luar Negeri setempat, Jumat (31/1/2020).

"Mengingat kesulitan praktis yang dihadapi warga China asal Hubei, khususnya Wuhan, di luar negeri, pemerintah China telah memutuskan untuk mengirim penerbangan charter untuk membawa mereka kembali ke Wuhan sesegera mungkin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying. (Baca: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Topik virus Corona baru sedang menjadi trending topic online di China pada hari Jumat, di mana lebih dari 35 juta tampilan dan 15.000 posting diskusi muncul pada platform Weibo. Weibo adalah media sosial mirip Twitter.

"Orang-orang ini mungkin tidak ingin kembali (ke Wuhan)," tulis seorang pengguna Weibo, seperti dikutip Channel News Asia. Pengguna Weibo yang lain mempertanyakan apakah mereka harus dibawa pulang jika mereka tidak terinfeksi.

China telah menyarankan warganya untuk menunda perjalanan ke luar negeri dan membatalkan tur kelompok di luar negeri. Sementara itu, beberapa negara termasuk Jerman dan Inggris telah mendesak warganya untuk menghindari perjalanan ke China. (Baca: KBRI Beijing Imbau Para WNI Segera Tinggalkan China )

Amerika Serikat mengatakan kepada warganya pada Kamis malam "jangan bepergian" ke China, meningkatkan status advisory-nya ke level siaga tertinggi.

Departemen Luar Negeri Amerika mengeluarkan peringatan level empat—naik dari desakan orang Amerika untuk mempertimbangkan perjalanan ke China—dan mengatakan setiap warga negara Amerika di China sekarang harus mempertimbangkan untuk pergi menggunakan sarana komersial.

Jepang pada hari Jumat juga menaikkan peringatan perjalanannya ke China ke level dua pada sistem peringatan empat poin versi negara tersebut, yang menyarankan orang-orangnya untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak atau tidak perlu ke China.

Jepang telah meningkatkan peringatan perjalanannya untuk provinsi Hubei, di mana wabah virus masuk level tiga, dan memperingatkan dampak terhadap setiap perjalanan ke wilayah tersebut. (Baca juga: UPDATE-Virus Corona China: 213 Orang Meninggal, 9.096 Terinfeksi )

Wabah 2019n-nCoV telah membuat hampir 10.000 orang terinfeksi di China dengan jumlah kematian sudah mencapai 213 orang. Angka kematian yang terus melonjak ini mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat global.

Ketika kekhawatiran wabah telah menyebar ke luar negeri, tokoh-tokoh terkemuka di komunitas China di Italia memperingatkan pada minggu ini tentang episode "laten rasisme" terhadap rekan-rekan mereka oleh orang Italia yang takut terkena virus.

China telah mengambil langkah ekstrem untuk menghentikan penyebaran virus, termasuk mengarantina lebih dari 50 juta orang secara efektif di Wuhan dan sekitar provinsi Hubei.

Ribuan orang asing telah terperangkap di Wuhan sejak kota itu ditutup pekan lalu. Rumah sakit di kota Wuhan telah kewalahan dengan membanjirnya pasien. Wartawan AFP melihat antrean panjang di salah rumah sakit, dengan beberapa pasien mengatakan mereka mengantre selama dua hari untuk menemui dokter.

Virus Corona jenis baru diyakini muncul pertama di pasar yang menjual hewan liar untuk dikonsumsi manusia di Wuhan. Virus itu dengan cepat menyebar selama musim liburan Tahun Baru Imlek di mana ratusan juta orang China bepergian di dalam atau pun ke luar negeri.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Di Sidang PBB, Presiden...
Di Sidang PBB, Presiden China Ungkap Munculnya Virus Corona Akibat Kutukan
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
17 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
1 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
3 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
4 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved