Terungkap, Senapan Jet Tempur Siluman F-35 AS Tak Akurat

Jum'at, 31 Januari 2020 - 08:33 WIB
Terungkap, Senapan Jet...
Terungkap, Senapan Jet Tempur Siluman F-35 AS Tak Akurat
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melakukan penilaian tahunan atas kemajuan program pesawat jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin , dan hasilnya buruk. Salah satunya, senapan 25mm yang dipasang pada pesawat itu tak akurat dalam menembak target.

Menurut laporan Bloomberg, pesawat termahal ini memiliki 873 kelemahan perangkat lunak yang berbeda-beda.

Kantor Pengujian Departemen Pertahanan As menyatakan akurasi dari satu versi senapan 25mm pesawat tersebut dianggap "tidak dapat diterima". (Baca: Iran Merudal Pesawat Ukraina karena Ditakuti 6 Jet Tempur Siluman F-35 AS )

Pada dasarnya, pesawat tempur futuristik adalah tembakannya yang mengerikan, namun fakta terbaru tentang kelemahan senapan tersebut menjadi berita yang lebih buruk untuk program F-35 , yang telah menelan biaya USD428 miliar dari dana pembayar pajak Amerika.

"Senapan 25mm pada model Angkatan Udara dari Joint Strike Fighter memiliki akurasi 'tidak dapat diterima' dalam mengenai sasaran darat dan dipasang di blok mesin yang retak," kata Kantor Pengujian Pentagon mengatakan dalam penilaian terbarunya tentang sistem senjata AS yang paling mahal tersebut.

Penilaian tahunan ini disusun oleh Robert Behler, Direktur Pengujian dan Evaluasi Operasional Departemen Pertahanan. Penilaian tidak mengungkapkan setiap kegagalan besar baru dalam kemampuan terbang pesawat canggih Amerika ini.

Namun, penilaian itu menandai daftar panjang masalah yang menurut kantor tersebut harus diselesaikan, termasuk 13 yang dideskripsikan sebagai item "wajib diperbaiki" Kategori 1 yang memengaruhi kemampuan keselamatan atau tempur sebelum F-35 yang akan datang senilai USD22 miliar pada fase Blok 4.

Laporan yang diperoleh Bloomberg menyebutkan jumlah masalah pada perangkat lunak F-35 sebanyak 873 pada November 2019. Itu turun dari 917 pada September 2018, ketika jet tempur memasuki pengujian pertempuran intens yang diperlukan sebelum produksi penuh, termasuk 15 item Kategori 1.

"Meskipun kantor program sedang bekerja untuk memperbaiki kekurangan, penemuan-penemuan baru masih sedang dibuat, menghasilkan hanya sedikit penurunan dalam jumlah keseluruhan dan meninggalkan banyak yang signifikan untuk ditangani," bunyi laporan penilaian kantor tersebut, seperti dikutip TIME.

Selain itu, Kantor Pengujian mengatakan bahwa kerentanan pada keamanan siber yang diidentifikasi dalam laporan sebelumnya belum terselesaikan. Laporan ini juga mengutip masalah dengan keandalan, ketersediaan pesawat, dan sistem perawatan.

Seorang juru bicara untuk kantor program F-35 Pentagon tidak segera mengomentari laporan Kantor Pengujian.

Brett Ashworth, juru bicara Lockheed yang berbasis di Bethesda, Maryland, mengatakan, "Meskipun kami belum melihat laporannya, F-35 terus matang dan merupakan jet tempur yang paling mematikan, survivable, dan terhubung di dunia."

"Terus meningkat, dengan armada global rata-rata lebih dari 65 persen tingkat kemampuan misi dan unit-unit operasional secara konsisten berkinerja hampir 75 persen," ujar Ashworth.
(mas)
Berita Terkait
Jet F-15 Pelindung Trump...
Jet F-15 Pelindung Trump Mendarat Darurat dengan Badan Pesawatnya
Trump Klaim AS Bikin...
Trump Klaim AS Bikin Jet Tempur Siluman F-22 Super dan F-55 Versi F-35 Dua Mesin
AS Ancam Kanada Jika...
AS Ancam Kanada Jika Tak Beli Jet Tempur Siluman F-35
Trump: Turki Produksi...
Trump: Turki Produksi Bagian Badan Utama Jet Tempur F-35
Mesin Bermasalah, Show...
Mesin Bermasalah, Show Udara Jet Tempur Siluman F-35 AS Dibatalkan
Negara Misterius Beli...
Negara Misterius Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS Rp698 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
7 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
8 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
10 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
11 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
12 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
13 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved