Virus Corona Mewabah, China Desak Warganya Tak Pergi ke Luar Negeri
Selasa, 28 Januari 2020 - 14:43 WIB
Virus Corona Mewabah, China Desak Warganya Tak Pergi ke Luar Negeri
A
A
A
BEIJING - Pemerintah China pada hari Selasa (28/1/2020) mendesak warganya untuk menunda perjalanan ke luar negeri karena negara itu memperluas upaya besar-besaran untuk mencegah penyebaran virus Corona jenis baru, 2019-nCoV . Penyakit ini sudah menewaskan 106 oran di China dan mengingfeksi lebih dari 4.000 orang.
Desakan tak melakukan perjalanan ke luar negeri dikeluarkan Administrasi Imigrasi Nasional China dalam sebuah pernyataan. "Rekomendasi untuk menunda perjalanan yang tidak penting dikeluarkan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan orang-orang China dan asing," bunyi pernyataan tersebut.
"Mengurangi gerakan lintas batas masyarakat membantu mencegah dan mengendalikan wabah," lanjut pernyataan administrasi, seperti dikutip AFP. (Baca: UPDATE-Virus Corona China: 106 Orang Tewas, 4.000 Terinfeksi )
Pihak berwenang telah menangguhkan tur kelompok China dalam dan luar negeri sebagai bagian dari upaya nasional untuk memerangi wabah Coronavirus , yang telah menginfeksi lebih dari 4.500 orang di seluruh negeri.
Kantor berita pemerintah, Xinhua, dalam laporan bulan Mei lalu menyatakan warga negara China yang melakukan perjalanan ke luar negeri sepanjang tahun 2018 mencapai hampir 150 juta orang. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )
Pengurangan drastis perjalanan ke luar negeri dari China dapat memberikan pukulan telak bagi industri pariwisata internasional.
Menurut sebuah laporan perusahaan riset, Capital Economics, jumlah wisatawan dari negara itu telah meningkat hampir sepuluh kali lipat sejak tahun 2003.
Desakan tak melakukan perjalanan ke luar negeri dikeluarkan Administrasi Imigrasi Nasional China dalam sebuah pernyataan. "Rekomendasi untuk menunda perjalanan yang tidak penting dikeluarkan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan orang-orang China dan asing," bunyi pernyataan tersebut.
"Mengurangi gerakan lintas batas masyarakat membantu mencegah dan mengendalikan wabah," lanjut pernyataan administrasi, seperti dikutip AFP. (Baca: UPDATE-Virus Corona China: 106 Orang Tewas, 4.000 Terinfeksi )
Pihak berwenang telah menangguhkan tur kelompok China dalam dan luar negeri sebagai bagian dari upaya nasional untuk memerangi wabah Coronavirus , yang telah menginfeksi lebih dari 4.500 orang di seluruh negeri.
Kantor berita pemerintah, Xinhua, dalam laporan bulan Mei lalu menyatakan warga negara China yang melakukan perjalanan ke luar negeri sepanjang tahun 2018 mencapai hampir 150 juta orang. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )
Pengurangan drastis perjalanan ke luar negeri dari China dapat memberikan pukulan telak bagi industri pariwisata internasional.
Menurut sebuah laporan perusahaan riset, Capital Economics, jumlah wisatawan dari negara itu telah meningkat hampir sepuluh kali lipat sejak tahun 2003.
(mas)