Rouhani Serukan Persatuan, Tuduh Trump Manfaatkan Perselisihan

Senin, 27 Januari 2020 - 21:01 WIB
Rouhani Serukan Persatuan,...
Rouhani Serukan Persatuan, Tuduh Trump Manfaatkan Perselisihan
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani menyeru rakyat Iran tak membiarkan tekanan maksimal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merusak persatuan nasional menjelang pemilu parlemen.

Saat ini para pemimpin Iran menghadapi tantangan untuk menjaga ekonomi tetap stabil di tengah meningkatnya tekanan sanksi AS setelah Washington mundur dari kesepakatan nuklir pada 2018. Ekspor minyak Iran yang sangat penting bagi pendapatan negara itu mengalami penurunan drastis.

"Kami tidak akan membiarkan Trump berhasil menciptakan kesenjangan antara rakyat dan pemerintah. Kita harus tetap bersatu. Jangan membelakangi pemilu (21 Februari). Mari miliki partisipasi pemilih yang tinggi," kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung di website resminya.

"Kita tidak boleh membiarkan Trump dan para teroris itu di Gedung Putih mengisolasi Iran," ujar Rouhani, dilansir Reuters.

Dewan Penjaga Iran yang menyeleksi semua kandidat dalam pemilu telah mendiskualifikasi sekitar 9.000 kandidat dari 14.000 orang yang didaftarkan maju dalam pemilu itu. Kubu moderat menyatakan di hampir sebagian besar kota mereka tak memiliki kandidat untuk maju dalam pemilu.

"Pemilu parlemen ini pemilu yang sangat penting. Saya telah menulis surat pada otoritas terkait untuk menyelesaikan isu diskualifikasi itu," papar Rouhani.

"Anda (Dewan Penjaga) mengklaim bahwa Anda akan menang pemilu. Itu baik, tapi mari biarkan pemilu menjadi kompetitif," ujar Rouhani.

Sejak revolusi Iran 1979, para penguasa menyingkirkan para penentang dari lingkaran kekuasaan. Namun kesenjangan antara pemimpin dan rakyat semakin lebar sejak tahun lalu, saat ratusan orang tewas dalam unjuk rasa anti-pemerintah. Iran belum mengumumkan secara resmi jumlah korban jiwa dan menolak data yang dirilis oleh organisasi hak asasi manusia.
(sfn)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
51 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved