Dubes Malaysia: Perairan Sabah Sangat Luas, Sulit untuk Dijaga

Kamis, 23 Januari 2020 - 19:36 WIB
Dubes Malaysia: Perairan...
Dubes Malaysia: Perairan Sabah Sangat Luas, Sulit untuk Dijaga
A A A
JAKARTA - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Zainal Abidin Bakar mengatakan, perairan Sabah terbilang cukup luas, sehingga sulit untuk dijaga, terlebih jika nelayan tidak taat aturan. Perairan Sabah adalah lokasi di mana lima warga negara Indonesia (WNI) diculik pada pekan lalu.

Zainal menyoroti bahwa perairan Sabah adalah wilayah yang luas, dengan luas sekitar 100 km. Pemerintah Malaysia, paparnya, telah menghabiskan banyak uang dan juga menerapkan penegakan hukum di bidang itu dan telah berusaha memberikan yang terbaik, karena ini bukan pertama kalinya hal itu terjadi, ini merupakan kejadian berulang.

"Kadang-kadang sangat sulit untuk mengontrol area jika para nelayan sendiri tidak mengikuti aturan, mereka menjadi sasaran empuk. Ini adalah salah satu hal yang perlu kita perhatikan bagaimana menasihati mereka dan menghentikan kejadian ini terjadi," ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya turut terpukul dengan adanya penculikann kelima WNI tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan memperkuat imbauan kepada perusahaan dan nelayan untuk tidak memasuki wilayah rawan penculikan.

"Mungkin di pihak kami, kami harus memperkuat imbauan di antara para nelayan untuk tidak memasuki daerah yang rawan terjadi insiden penculikan. Ini adalah salah satu diskusi dan mungkin untuk meninjau mekanisme di antara tiga otoritas," ucap Zainal, merujuk pada otoritas Indonesia, Malaysia dan Filipina.

"Tentu saja kami juga merupakan pihak yang terluka dalam hal ini, kami bersedih karena situasi ini terjadi dan pemerintah Malaysia telah berkomitmen dalam mencoba menyelesaikan masalah ini dan berharap bahwa kami akan mengambil setiap tindakan yang mungkin untuk menghentikan terulangnya kejadian tersebut," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Seorang Warga Indonesia...
Seorang Warga Indonesia yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Ditembak
Tiga WNI Korban Sandera...
Tiga WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group Berhasil Diselamatkan
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, Farhan: Kami Sangat Terpukul
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, RI Perlu Minta Ketegasan Filipina
Kabar Baik, WNI Terakhir...
Kabar Baik, WNI Terakhir yang Jadi Sandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan
KBRI Manila Terima 4...
KBRI Manila Terima 4 WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
21 menit yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
1 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
2 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved