Taliban Terbuka untuk Gencatan Senjata 10 Hari dengan AS

Jum'at, 17 Januari 2020 - 20:01 WIB
Taliban Terbuka untuk...
Taliban Terbuka untuk Gencatan Senjata 10 Hari dengan AS
A A A
KABUL - Taliban akan menerapkan 10 hari gencatan senjata dengan pasukan Amerika Serikat (AS), mengurangi kekerasan dengan pasukan Afghanistan dan berdialog dengan pejabat pemerintah Afghanistan jika mencapai kesepakatan dengan AS dalam perundingan di Doha.

Jika kesepakatan itu ditandatangani, maka dapat menghidupkan kembali harapan untuk solusi jangka panjang dalam konflik di Afghanistan.

"Negosiator Taliban dan AS bertemu pada Rabu (15/1) dan Kamis (16/1) untuk membahas penandatanganan kesepakatan damai," ungkap Suhail Shaheen, juru bicara kantor Taliban di Qatar.

Menurut Shaheen, perundingan itu berguna dan dapat berlanjut beberapa hari.

Presiden AS Donald Trump sempat menghentikan perundingan pada September setelah satu tentara AS tewas dalam serangan oleh Taliban.

Perundingan dilanjutkan lagi tapi terhenti kembali pada Desember setelah Taliban melancarkan serangan bunuh diri di pangkalan AS di luar Kabul yang menewaskan dua warga sipil.

Dua sumber yang mengetahui masalah itu menjelaskan, pemimpin Taliban kini sepakat menerapkan 10 hari gencatan senjata dengan pasukan AS saat kesepakatan ditandatangani di Doha dan mengurangi serangan terhadap pemerintah Afghanistan.

"AS ingin kami mengumumkan gencatan senjata selama perundingan damai yang telah kami tolak. Dewan syura kami menyepakati gencatan senjata pada hari kesepakatan damai itu ditandatangani," papar komandan senior Taliban pada Reuters.

"Tim AS di Doha ingin gencatan senjata yang kami tolak karena beberapa isu. Sekarang sebagian besar permintaan kami telah dipenuhi," papar komandan Taliban tersebut.

Tanggal penandatanganan kesepakatan itu belum dapat dipastikan namun diperkirakan dalam waktu sangat dekat.
(sfn)
Berita Terkait
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
China: Mesin-mesin Perang...
China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
Amerika Serikat Kirim...
Amerika Serikat Kirim Pesawat Pembom untuk Setop Kemajuan Taliban
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
11 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
53 menit yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved