Pria Iran Berpisau Dekati Resor Mar-a-Lago, Buru Kepala Trump Rp1,1 T?
Sabtu, 11 Januari 2020 - 08:59 WIB
Pria Iran Berpisau Dekati Resor Mar-a-Lago, Buru Kepala Trump Rp1,1 T?
A
A
A
MAR-A-LAGO - Seorang warga negara Iran yang dipersenjatai dengan beberapa pisau, parang, dan kapak ditangkap polisi di area yang berjarak empat mil dari resor Mar-a-Lago milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Florida.
Penangkapan terjadi hari Jumat waktu setempat. Belum jelas apa misi pria bersenjata tersebut berada tak jauh dari resor Trump. Namun, beberapa hari lalu muncul sayembara di Iran yang menyebutkan siapa saja yang bisa membawa kepala Presiden Trump akan diberi hadiah USD80 juta atau sekitar Rp1,1 triliun.
Sayembara yang dibuat warga, bukan oleh pemerintah Iran, itu disiarkan langsung oleh stasiun televisi Iran, Channel One, ketika jutaan orang Iran turun ke jalan untuk menghadiri pemakaman Jenderal Qassem Soleimani. Jenderal top Teheran itu tewas oleh serangan udara AS di Baghdad sepekan lalu.
"Iran memiliki 80 juta penduduk. Berdasarkan populasi Iran, kami ingin mengumpulkan USD80 juta, yang merupakan hadiah bagi mereka yang mendekati kepala Presiden Trump," bunyi eulogi pada prosesi pemakaman. Eulogi adalah pidato yang disampaikan dalam upacara pemakaman seseorang. (Baca: Iran Siapkan Hadiah Rp1,1 Triliun untuk Kepala Trump )
Pria Iran yang ditangkap polisi AS di dekat resor Trump diidentifikasi dari paspornya bernama Masoud Yareioeill Zoleh. Juru bicara kepolisian Palm Beach; Michael Ogrodnick, seperti dikutip Washington Examiner, Sabtu (11/1/2020), mengatakan pria tersebut ditangkap polisi pada Jumat pagi di Bradley Park, sebelah timur Flagler Memorial Bridge.
Selain pisau, parang, dan kapak, pria Iran itu memiliki uang tunai USD22.000 dan sebuah mobil yang diparkir di Bandara Internasional Palm Beach. Penangkapan terjadi setelah polisi menerima laporan tentang gerak-gerik Zoleh sekitar pukul 09.30 pagi.
Polisi Palm Beach sedang melakukan penyelidikan dengan bantuan mitra federal. Zoleh telah diberi pemberitahuan untuk muncul di pengadilan.
Seorang fotografer Palm Beach Daily News melihat pria dengan peralatan berkemah tersebut ditangkap oleh tiga petugas Polisi Palm Beach dan dua petugas berpakaian preman dari departemen lain. The Palm Beach Post telah menerbitkan foto-foto penangkapan itu, di mana ia mengenakan rompi cokelat, kemeja biru dan celana kargo.
Flagler Memorial Bridge terletak sekitar empat mil di utara resor Mar-a-Lago, tempat Trump sering menghabiskan akhir pekannya selama musim dingin. Saat penangkapan terjadi, Presiden Trump sedang berada di Gedung Putih.
Penangkapan terjadi hari Jumat waktu setempat. Belum jelas apa misi pria bersenjata tersebut berada tak jauh dari resor Trump. Namun, beberapa hari lalu muncul sayembara di Iran yang menyebutkan siapa saja yang bisa membawa kepala Presiden Trump akan diberi hadiah USD80 juta atau sekitar Rp1,1 triliun.
Sayembara yang dibuat warga, bukan oleh pemerintah Iran, itu disiarkan langsung oleh stasiun televisi Iran, Channel One, ketika jutaan orang Iran turun ke jalan untuk menghadiri pemakaman Jenderal Qassem Soleimani. Jenderal top Teheran itu tewas oleh serangan udara AS di Baghdad sepekan lalu.
"Iran memiliki 80 juta penduduk. Berdasarkan populasi Iran, kami ingin mengumpulkan USD80 juta, yang merupakan hadiah bagi mereka yang mendekati kepala Presiden Trump," bunyi eulogi pada prosesi pemakaman. Eulogi adalah pidato yang disampaikan dalam upacara pemakaman seseorang. (Baca: Iran Siapkan Hadiah Rp1,1 Triliun untuk Kepala Trump )
Pria Iran yang ditangkap polisi AS di dekat resor Trump diidentifikasi dari paspornya bernama Masoud Yareioeill Zoleh. Juru bicara kepolisian Palm Beach; Michael Ogrodnick, seperti dikutip Washington Examiner, Sabtu (11/1/2020), mengatakan pria tersebut ditangkap polisi pada Jumat pagi di Bradley Park, sebelah timur Flagler Memorial Bridge.
Selain pisau, parang, dan kapak, pria Iran itu memiliki uang tunai USD22.000 dan sebuah mobil yang diparkir di Bandara Internasional Palm Beach. Penangkapan terjadi setelah polisi menerima laporan tentang gerak-gerik Zoleh sekitar pukul 09.30 pagi.
Polisi Palm Beach sedang melakukan penyelidikan dengan bantuan mitra federal. Zoleh telah diberi pemberitahuan untuk muncul di pengadilan.
Seorang fotografer Palm Beach Daily News melihat pria dengan peralatan berkemah tersebut ditangkap oleh tiga petugas Polisi Palm Beach dan dua petugas berpakaian preman dari departemen lain. The Palm Beach Post telah menerbitkan foto-foto penangkapan itu, di mana ia mengenakan rompi cokelat, kemeja biru dan celana kargo.
Flagler Memorial Bridge terletak sekitar empat mil di utara resor Mar-a-Lago, tempat Trump sering menghabiskan akhir pekannya selama musim dingin. Saat penangkapan terjadi, Presiden Trump sedang berada di Gedung Putih.
(mas)