Serangan Iran Mengejutkan, AS Pertimbangkan Ubah Postur Pertahanan

Jum'at, 10 Januari 2020 - 06:28 WIB
Serangan Iran Mengejutkan,...
Serangan Iran Mengejutkan, AS Pertimbangkan Ubah Postur Pertahanan
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan penyesuaian pada postur pertahanannya di Timur Tengah. Ini dilakukan setelah secara mengejutkan Iran menyerang Irak, wilayah di mana negara itu mempunyai pengaruh. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat pertahanan AS.

Sebelum penyerangan pada Rabu lalu, selama berhari-hari Iran telah mengancam akan membalas dendam pembunuhan komandan militernya, Qassem Soleimani. Ancaman ini pun ditanggapi serius oleh Washington.

AS sendiri telah mendeteksi bahwa pasukan rudal Iran di seluruh negara itu telah berada dalam kondisi siaga tinggi. AS memandang serangan rudal sebagai opsi yang paling mungkin dilakukan oleh militer Iran untuk merespons secara formal. (Baca: Rudal-rudal Iran Siaga Tinggi setelah AS Habisi Jenderal Soleimani )

"Tetapi Teheran dipandang lebih mungkin untuk menyerang posisi AS di negara-negara selain Iran, di mana Iran telah menghitung sejumlah sekutu berpengaruh (AS)," kata pejabat senior AS yang berbicara dengan syarat anonim seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/1/2020).

Pengungkapan ini membantu menjelaskan mengapa AS tidak memiliki pertahanan udara Patriot yang dikerahkan ke lokasi-lokasi seperti pangkalan udara al-Asad di Irak, tempat sedikitnya 11 rudal balistik Iran menghantam lokasi itu pada Rabu lalu. Sebaliknya, sistem semacam itu dikerahkan di tempat lain di wilayah di mana pasukan AS ditempatkan, termasuk di Arab Saudi, musuh bebuyutan Iran. (Baca: Tak Cegat 15 Misil Iran, Sistem Rudal Patriot AS Kebobolan )

Alih-alih, pasukan AS mengambil keuntungan dari jam-jam peringatan dini yang diberikan oleh intelijen AS dan mampu mengambil tindakan pertahanan yang lebih mendasar sebelum rudal yang ditembakkan dari setidaknya tiga lokasi di dalam Iran mengenai target mereka di Irak.

Tindakan pencegahan semacam itu termasuk "rencana pencar," berkerumun di bunker dan peralatan pelindung untuk membantu melindungi pasukan Amerika yang diserang.

Tidak ada korban dalam serangan itu, sebuah prestasi yang dikatakan oleh para pemimpin militer AS karena peran para komandan di lapangan - bukan karena niat baik Teheran.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley, mengatakan ia yakin serangan itu dimaksudkan untuk membunuh personil AS di al-Asad. Ia mencatat bahwa rudal itu memiliki hulu ledak 1.000 hingga 2.000 pound, yang masing-masing dengan kekuatan ledakan signifikan dapat membunuh orang di daerah yang luas di sekitar lokasi serangan.

Tidak jelas apakah militer AS sekarang mungkin berupaya menempatkan Patriot di dalam Irak dan dari mana mereka akan dipindahkan. Pertahanan udara adalah sumber daya yang langka di militer AS.

Pejabat AS masih khawatir bahwa kelompok-kelompok yang didukung Iran di seluruh wilayah itu dapat melakukan serangan terhadap Amerika Serikat.

Pentagon telah mengirim ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir, termasuk dari Divisi Lintas Udara ke-82 dan Brigade Lintas Udara ke-173.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved