AS Tolak Visa Menlu Iran Zarif untuk Hadiri Rapat PBB di New York

Selasa, 07 Januari 2020 - 12:01 WIB
AS Tolak Visa Menlu...
AS Tolak Visa Menlu Iran Zarif untuk Hadiri Rapat PBB di New York
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) menolak visa Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif yang hendak menghadiri rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Kamis (9/1).

Penolakan visa itu dilakukan di tengah ketegangan setelah AS membunuh komandan militer Iran Qassem Soleimani di Baghdad pada Jumat (3/1). Sesuai "kesepakatan kantor pusat" PBB 1947, AS secara umum harus mengizinkan akses ke PBB untuk para diplomat asing. Namun AS menyatakan dapat menolak visa demi alasan keamanan, terorisme dan kebijakan luar negeri.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menolak berkomentar atas penolakan visa itu. Misi Iran di PBB menyatakan, "Kami telah melihat laporan media, tapi kami tidak menerima komunikasi resmi apapun dari AS atau PBB terkait visa Menlu Zarif."

Juru bicara PBB Stephane Dujarric menolak berkomentar tentang tindakan AS menolak visa untuk Zarif.

Zarif ingin hadir dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Kamis (9/1) yang membahas tema tentang Piagam PBB. Pertemuan dan perjalanan Zarif itu telah direncanakan sebelum ketegangan meningkat antara Washington dan Teheran.

Rapat Dewan Keamanan PBB itu akan memberi Zarif sorotan dunia untuk secara terbuka mengkritik AS dalam pembunuhan Soleimani.

Duta Besar (Dubes) Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengecam pembunuhan itu. "Pembunuhan Soleimani adalah contoh nyata terorisme Negara dan aksi kriminal, pelanggaran nyata prinsip fundamental hukum internasional, termasuk, secara khusus Piagam PBB," ungkap Ravanchi, dilansir Reuters.

Perjalanan Zarif sebelumnya ke New York berlangsung pada September untuk pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB, setelah AS menerapkan sanksi padanya karena menerapkan agenda Pemimpin Tertinggi Iran.

Sanksi itu memblokir semua properti dan kepentingan Zarif di AS. Namun Zarif menyatakan dia tidak memiliki satu pun properti di AS.

Zarif juga menghadiri pertemuan PBB pada April dan Juli. Pada Juli, AS menerapkan pembatasan perjalanan ketat pada Zarif dan diplomat Iran dengan mengisolasinya di bagian kecil New York City.Pembunuhan Soleimani oleh militer AS memicu potensi perang antara Iran dan AS. (Baca juga: Perbandingan Kekuatan Militer AS dengan Iran )

(sfn)
Berita Terkait
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Warga Rusia Diminta Tak ke Sana
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
IHSG Ambruk 1,88% saat...
IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
4 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
9 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
10 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
11 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved