Pentagon Sangkal Laporan AS Berencana Tinggalkan Irak

Selasa, 07 Januari 2020 - 08:44 WIB
Pentagon Sangkal Laporan...
Pentagon Sangkal Laporan AS Berencana Tinggalkan Irak
A A A
BAGHDAD - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Mark Esper menegaskan Washington tak berencana menarik pasukannya keluar dari Irak.Pernyataan itu untuk menyangkal laporan media bahwa surat militer AS menginformasikan para pejabat Irak tentang reposisi tentara dalam persiapan meninggalkan negara itu.
Perkembangan ini muncul setelah serangan drone di Baghdad pada Jumat (3/1) yang diperintahkan Presiden AS Donald Trump dan menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani.

Surat itu muncul sehari setelah desakan Iran agar pasukan AS mundur dari wilayah Irak dan parlemen Irak mengesahkan resolusi mendesak semua pasukan asing meninggalkan negara itu. Surat itu menyatakan pasukan koalisi pimpinan AS akan menggunakan sejumlah helikopter untuk evakuasi. Beberapa helikopter terdengar terbang di atas Baghdad pada Senin (6/1) malam tapi belum jelas apa itu terkait perkembangan itu.

"Di sana tak ada keputusan apapun untuk meninggalkan Irak," kata Esper di Pentagon saat ditanya tentang isi surat itu. Dia menambahkan, tak ada rencana yang dikeluarkan untuk persiapan meninggalkan Irak.

Dia menjelaskan, "Saya tidak tahu apa surat itu. Kami mencoba mencari tahu di mana itu berasal, apa itu. Tapi di sana tak ada keputusan yang dibuat untuk meninggalkan Irak. Saat ini."

Surat itu mengakibatkan kebingungan tentang masa depan pasukan AS di Irak. AS menempatkan sekitar 5.000 tentaranya di Irak.

Pejabat militer AS menyatakan surat yang tak memiliki banyak kata itu hanya menegaskan meningkatnya pergerakan pasukan AS. "Kata-kata yang buruk, menyiratkan penarikan. Bukan itu yang sedang terjadi," ungkap Jenderal Angkatan Darat AS Mark Milley, chairman Kepala Staf Gabungan yang menegaskan tak ada penarikan pasukan AS yang sedang direncanakan.

Pembunuhan Soleimani oleh militer AS memicu potensi perang antara Iran dan AS. (Baca juga: Perbandingan Kekuatan Militer AS dengan Iran )
(sfn)
Berita Terkait
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Warga Rusia Diminta Tak ke Sana
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
IHSG Ambruk 1,88% saat...
IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
26 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved