China: Penggunaan Kekuatan Berlebih AS Perparah Situasi Timur Tengah

Senin, 06 Januari 2020 - 22:34 WIB
China: Penggunaan Kekuatan...
China: Penggunaan Kekuatan Berlebih AS Perparah Situasi Timur Tengah
A A A
BEIJING - China mengkritik Amerika Serikat (AS) karena memperparah ketegangan di Timur Tengah melalui penggunaan kekuatannya, di tengah konflik Washington dan Teheran. Beijing lalu mendesak semua pihak untuk menahan diri untuk memastikan perdamaian dan stabilitas.

Hubungan AS dan Iran semakin memburuk setelah serangan udara Washington menewaskan komandan pasukan elit Teheran, Qassem Solemaini. Iran bersumpah untuk merespon dengan keras, yang kemudian kembali direspon oleh AS dengan mengatakan mereka akan menghancurkan ratusan target jika Teheran melakukan serangan terhadap aset mereka.

"Politik kekuasaan tidak populer dan tidak berkelanjutan. Perilaku militer berisiko AS dalam beberapa hari terakhir bertentangan dengan norma-norma dasar hubungan internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang.

"AS untuk tidak menyalahgunakan pasukannya, dan menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk menahan diri untuk menghindari situasi yang memburuk. China sangat prihatin tentang kebuntuan antara Iran dan AS," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (6/1/2020).

Geng juga mengkritik Washington karena mengancam untuk menjatuhkan sanksi terhadap Irak dalam menanggapi resolusi parlemen Irak yang menyerukan AS dan pasukan asing lainnya untuk meninggalkan negara itu.

"China secara konsisten menentang penggunaan secara tidak sengaja atau ancaman penggunaan sanksi. Kami berharap bahwa negara-negara yang relevan, terutama negara-negara besar di luar kawasan, dapat berbuat lebih banyak untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan kawasan Timur Tengah, dan menghindari mengambil tindakan yang meningkatkan ketegangan regional," ujarnya.
(esn)
Berita Terkait
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Warga Rusia Diminta Tak ke Sana
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
IHSG Ambruk 1,88% saat...
IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Menhan AS Tegaskan Komitmen Bantu Pertahanan Arab Saudi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
2 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
3 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
5 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
7 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved