Kian Memanas, Iran Diserukan Serang Gedung Putih

Senin, 06 Januari 2020 - 07:13 WIB
Kian Memanas, Iran Diserukan...
Kian Memanas, Iran Diserukan Serang Gedung Putih
A A A
TEHERAN - Seorang anggota parlemen Iran menyerukan warga negaranya untuk menyerang Gedung Putih secara langsung sebagai respons atas pembunuhan komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani , oleh militer Amerika Serikat (AS). Pembunuhan jenderal top Teheran itu atas perintah Presiden Donald Trump.

Seruan untuk menyerang Gedung Putih—kantor Presiden AS—menandai konflik kedua negara ini semakin memanas.

"Kami dapat menyerang Gedung Putih itu sendiri, kami dapat merespons mereka di tanah Amerika. Kami memiliki kekuatan, dan insya Allah kami akan merespons pada waktu yang tepat," kata anggota parlemen Abolfazl Abutorabi pada hari Minggu, seperti dikutip dari kantor berita Iran, ILNA, Senin (6/1/2020). (Baca: Situasi Memanas, KBRI Teheran Siap Evakuasi WNI di Iran )

Washington menganggap Soleimani bertanggung jawab atas kematian ratusan anggota pasukan Amerika, dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)—induk dari Pasukan Quds—telah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah AS.

"Iran harus menghancurkan gigi Amerika," kata Abutorabi selama pidato berapi-api di depan Parlemen Iran.

Trump sendiri pada Sabtu malam mengancam akan meningkatkan kekerasan terhadap Iran. "Biarkan ini berfungsi sebagai peringatan bahwa jika Iran menyerang setiap orang Amerika, atau aset Amerika, kami telah menargetkan 52 situs Iran (mewakili 52 sandera Amerika yang diambil oleh Iran beberapa tahun yang lalu), beberapa (situs) di tingkat yang sangat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran," ancam Trump via Twitter.

Trump mengatakan serangan AS terhadap situs-situs Iran akan sangat cepat dan sangat keras."AS tidak menginginkan ancaman lagi!," lanjut Trump. (Baca juga: Mengenal Jenderal Soleimani yang Dibunuh AS di Baghdad )

Para pejabat militer AS mengatakan serangan rudal yang menyebabkan kematian Soleimani adalah tanggapan atas ancaman yang akan segera terjadi yang ia dan IRGC Iran lakukan terhadap warga Amerika di kawasan Timur Tengah.

Sejak pembunuhan jenderal top Iran tersebut, Departemen Luar Negeri AS dan Pentagon telah memerintahkan semua warga AS di Irak untuk segera meninggalkan negara itu.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Militer Irak Hancurkan...
Militer Irak Hancurkan Dua Drone yang Terbang di Atas Basis Militer AS
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
AS Bikin Kendaraan Militer...
AS Bikin Kendaraan Militer Loitering Munitions, Rudal yang Beroperasi Seperti Drone
Donald Trump Jr: China...
Donald Trump Jr: China Tak Terintimidasi Militer Amerika Serikat
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
29 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved