AS Bunuh Jenderal Soleimani, Saudi Minta Semua Pihak Tahan Diri

Sabtu, 04 Januari 2020 - 10:26 WIB
AS Bunuh Jenderal Soleimani,...
AS Bunuh Jenderal Soleimani, Saudi Minta Semua Pihak Tahan Diri
A A A
RIYADH - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyerukan semua pihak menahan diri setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) di Baghdad menewaskan jenderal top Iran, Qassem Soleimani .

Kerajaan mengatakan peristiwa di Irak adalah hasil dari "aksi teroris" sebelumnya. Arab Saudi juga telah memperingatkan dampaknya.

"Kerajaan Arab Saudi telah mengikuti peristiwa itu, di Irak, yang datang sebagai akibat dari meningkatnya ketegangan dan aksi teroris yang oleh Kerajaan Arab Saudi telah dicela dan diperingatkan di masa lalu atas dampaknya," tulis kantor berita negara Arab Saudi, SPA. (Baca: Jenderal Soleimani Dibunuh, AS dan Iran di Ambang Perang Besar-besaran )

"Dengan pengetahuan tentang operasi dan ancaman yang mengungkap keamanan kawasan dan ancaman yang ditimbulkan oleh milisi teroris yang memerlukan penghentian mereka, Kerajaan Arab Saudi dengan mengingat perkembangan yang cepat, menyerukan pentingnya menahan diri untuk menangkal semua tindakan yang dapat memperburuk situasi dengan konsekuensi yang tak tertahankan," lanjut SPA, yang dikutip Sabtu (4/1/2020).

"Kerajaan Arab Saudi menegaskan kembali bahwa masyarakat internasional harus memenuhi tanggung jawabnya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas kawasan vital seperti itu bagi seluruh dunia," imbuh laporan tersebut. (Baca juga: AS Habisi Jenderal Soleimani, Iran Siap Balas Dendam )

Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo telah berbicara di telepon dengan Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MbS) tentang serangan udara di bandara Baghdad. Mereka membahas langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan di wilayah tersebut selama percakapan telepon berlangsung.

"Keduanya juga membahas keputusan Presiden Trump baru-baru ini untuk mengambil tindakan tegas untuk melindungi personel AS di luar negeri," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus.
(mas)
Berita Terkait
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Temui Khamenei untuk Pertama Kalinya, Sampaikan Surat Raja Salman
Terungkap, Keluarga...
Terungkap, Keluarga Kerajaan Saudi Beri Menantu Trump Hadiah Senilai Rp681 Juta
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Putra Mahkota MBS dan...
Putra Mahkota MBS dan Trump: Kemitraan Pertahanan AS-Saudi Kuat!
Ini Cara Unik Pangeran...
Ini Cara Unik Pangeran MBS Menyenangkan Donald Trump
Arab Saudi Ditekan untuk...
Arab Saudi Ditekan untuk Bebaskan Pangeran Filantropis
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
25 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
3 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
5 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
7 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved