Parlemen Turki Setujui Pengerahan Pasukan ke Libya

Jum'at, 03 Januari 2020 - 02:22 WIB
Parlemen Turki Setujui...
Parlemen Turki Setujui Pengerahan Pasukan ke Libya
A A A
ANKARA - Parlemen Turki telah menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) untuk mengerahkan pasukan ke Libya dalam mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB. Langkah ini membuka jalan bagi peningkatan kerja sama militer antara kedua negara, meskipun ada kecaman dari para legislator oposisi.

Ketua Parlemen Mustafa Sentop mengatakan pada Kamis (2/1), bahwa undang-undang disahkan dengan suara 325-184. Pemerintah belum mengungkapkan rincian tentang kemungkinan penyebaran personel militer Turki di Libya. Gerakan ini memungkinkan pemerintah untuk memutuskan ruang lingkup, jumlah, dan waktu misi apa pun.

Partai AK pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan sekutunya, yang saat ini memegang mayoritas parlemen, menyetujui RUU ini. Sementara semua partai oposisi penting dalam majelis memilih menentang RUU tersebut.

Persetujuan Parlemen Turki ini sejalan dengan keinginan Erdogan untuk mengerahkan pasukan ke Libya guna mendukung GNA yang diakui secara internasional. "Tidak tepat bagi kita untuk tetap diam terhadap semua ini," kata Erdogan, seperti dikutip dari Reuters.

Sejak pemimpin lama Libya, Muammar Gaddafi digulingkan pada 2011, hingga kini Libya belum memiliki pemerintahan yang stabil. Upaya untuk melumpuhkan dan mengintegrasikan kembali para pejuang yang telah membantu menjatuhkan Gaddafi ke dalam Angkatan Bersenjata Libya, kerap kali menemui kegagalan. Sebaliknya, GNA harus bergantung pada sejumlah milisi untuk mempertahankan kota.
(esn)
Berita Terkait
Turki Balik Tuding Prancis...
Turki Balik Tuding Prancis Mainkan Permainan Berbahaya di Libya
Turki Mulai Eksplorasi...
Turki Mulai Eksplorasi Minyak di Libya Meski Dikecam Negara Lain
Perkuat Pengaruh di...
Perkuat Pengaruh di Libya, Turki Dituduh ‘Mengepung’ Mesir
Yunani Siap Konfrontasi...
Yunani Siap Konfrontasi Militer dengan Turki untuk Bela Kedaulatan
Intevensi Libya, Macron...
Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya'
Trio Eropa Ancam Beri...
Trio Eropa Ancam Beri Sanksi Pelanggar Embargo Senjata Libya
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
6 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
8 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved