Ghosn Bertemu Presiden Lebanon Setelah Melarikan Diri dari Jepang

Kamis, 02 Januari 2020 - 04:01 WIB
Ghosn Bertemu Presiden...
Ghosn Bertemu Presiden Lebanon Setelah Melarikan Diri dari Jepang
A A A
BEIRUT - Buronan mantan Chairman Nissan Carlos Ghosn bertemu Presiden Lebanon Michel Aoun setelah melarikan diri dari Jepang. Ghosn diselundupkan keluar dari rumah tahanan di Jepang oleh perusahaan keamanan swasta.

"Ghosn disambut hangat oleh Presiden Michel Aoun pada Senin (30/12) setelah terbang ke Beirut melalui Istanbul dan sekarang dalam suasana ringan dan merasa aman," ungkap satu sumber yang dekat dengan Ghosn.

Dalam pertemuannya dengan presiden Lebanon, Ghosn berterima kasih pada Aoun atas dukungan yang dia berikan padanya dan istrinya Carole saat dia dalam tahanan. "Dia sekarang membutuhkan proteksi dan keamanan pemerintahannya setelah melarikan diri dari Jepang," papar dua sumber pada Reuters.

Penasehat media kantor presiden menyangkal laporan bahwa Ghosn dan Aoun telah bertemu.

Para pejabat Lebanon menyatakan tidak perlu mengambil langkah hukum terhadap Ghosn karena dia masuk negara itu secara legal dengan paspor Prancis. Meski demikian, paspor Prancis, Lebanon dan Brasil milik Ghosn dipegang oleh pengacaranya di Jepang.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis dan Lebanon menyatakan tidak tahu dengan kondisi perjalanan Ghosn. Lebanon tidak memiliki kesepakatan ekstradisi dengan Jepang, tempat Ghosn menghadapi pengadilan atas tuduhan penyelewengan keuangan. Tuduhan itu disangkal oleh Ghosn.

Berdasarkan ketentuan pembebasan bersyarat, dia menjalani tahanan rumah di Tokyo dan sejumlah kamera dipasang di pintu masuk. Dia dilarang berkomunikasi dengan istrinya Carole dan dibatasi penggunaan internet dan komunikasi lainnya.

Beberapa sumber menyatakan Duta Besar Lebanon untuk Jepang telah mengunjunginya setiap hari saat dia di tahanan.

Sejumlah media Lebanon melaporkan, Ghosn dimasukkan dalam kotak kayu untuk instrumen msuik setelah konser pribadi di rumahnya. Carole menyatakan cerita itu fiktif saat dihubungi Reuters.

Beberapa sumber menyatakan satu perusahaan keamanan swasta membuat rencana pelarian itu selama tiga bulan, termasuk menerbangkan Ghosn dengan jet pribadi ke Istanbul sebelum ke Beirut. Pilot jet itu bahkan tidak tahu Ghosn ada di kabin pesawat.

"Ini operasi sangat profesional sejak awal hingga akhir," papar satu sumber.
(sfn)
Berita Terkait
Jejak Radio dan Pager...
Jejak Radio dan Pager yang Meledak: Melibatkan Hongaria, Bulgaria, Taiwan dan Jepang
Dua Kaki Tangan Eks...
Dua Kaki Tangan Eks Bos Nissan Carlos Ghosn Ditangkap di AS
Ini Jejak Hongaria,...
Ini Jejak Hongaria, Bulgaria, Taiwan, dan Jepang dalam Bom Pager Lebanon yang Diledakkan Mossad
Serang Pasukan Penjaga...
Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru
Puluhan Orang Tewas...
Puluhan Orang Tewas Dalam Insiden Ledakan Mobil Tanki BBM di Lebanon
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
21 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
43 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved