Angola Bekukan Aset Wanita Terkaya di Afrika Isabel dos Santos

Rabu, 01 Januari 2020 - 06:01 WIB
Angola Bekukan Aset...
Angola Bekukan Aset Wanita Terkaya di Afrika Isabel dos Santos
A A A
LISBON - Angola membekukan aset miliarder Isabel dos Santos, putri mantan Presiden Jose Eduardo dos Santos. Langkah ini menunjukkan Presiden Joao Lourenco mengambil langkah keras terhadap keluarga mantan presiden itu.

Sejak mengakhiri hampir 40 tahun kekuasaan Jose Eduardo dos Santos pada 2017, Lourenco berupaya menghapus pengaruh pendahulunya itu dan mengubah ekonomi terbesar ketiga di Afrika tersebut.

Langkah terhadap Isabel itu dilakukan saat putra mantan presiden, Jose Filomeno de Sousa menghadapi dakwaan korupsi dan dituduh membantu transfer USD500 juta dari dana kekayaan negara.

Disebut sebagai wanita terkaya di Afrika, Isabel dos Santos memiliki harta lebih dari USD2 miliar (Rp28 triliun) melalui saham di berbagai perusahaan Angola termasuk bank dan perusahaan telekomunikasi Unitel. Dia pun mendapatkan nama panggilan "Putri".

Dia memimpin perusahaan minyak negara Sonangol sebelum dipecat oleh Lourenço setelah dia menjadi presiden.

Dokumen pengadilan bertanggal 23 Desember menyatakan pemerintah yakin Isabel, suaminya Sindika Dokolo dan Chairman Banco de Fomento Angola (BFA) Mario Leite da Silva telah menyebabkan kerugian negara lebih dari USD1 miliar.

"Negara melalui perusahaannya Sodiam (perusahaan marketing berlian) dan Sonangol mentransfer mata uang uang asing dalam jumlah luar biasa pada perusahaan-perusahaan di luar negeri yang penerima manfaatnya adalah para terdakwa, tanpa menerima imbalan yang disepakati. Para terdakwa mengakuai keberadaan utang itu tapi menyatakan mereka tidak bisa membayarnya," ungkap dokumen pengadilan.

Juru bicara Isabel menyatakan dia belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang keputusan pengadilan itu.

Aset yang dibekukan itu berlaku untuk rekening bank pribadi Isabel, Dokolo dan da Silva di Angola serta saham di berbagai perusahaan Angola termasuk Unitel, BFA, dan ZAP MIDIA.

Dos Santos diyakini tinggal di Portugal dan Inggris serta memiliki banyak kekayaan di luar negeri.
(sfn)
Berita Terkait
Meninggal Dunia, Simbol...
Meninggal Dunia, Simbol Poligami Angola Tinggalkan 42 Istri dan 150 Anak
Roket Proton Rusia Luncurkan...
Roket Proton Rusia Luncurkan Satelit Komunikasi Milik Angola
Berlian Merah Muda Terbesar...
Berlian Merah Muda Terbesar dalam 300 Tahun Ditemukan di Angola
7 Negara dengan Angka...
7 Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi, Seluruhnya dari Afrika
50 Orang Tewas dalam...
50 Orang Tewas dalam Ritual Anti-Penyihir di Angola
Negara-negara Ini Disebut-sebut...
Negara-negara Ini Disebut-sebut Jadi Korban Jebakan Utang China
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
25 menit yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved