Jaga Tripoli, Turki Bakal Sebar Angkatan Laut

Sabtu, 28 Desember 2019 - 06:18 WIB
Jaga Tripoli, Turki...
Jaga Tripoli, Turki Bakal Sebar Angkatan Laut
A A A
ANKARA - Turki sedang bersiap untuk mengerahkan pasukan dan angkatan lautnya untuk mendukung pemerintah Libya yang diakui secara internasional. Pengerahan ini bersamaan dengan tekanan yang direncanakan oleh pemberontak Suriah yang didukung Turki untuk mengalahkan Khalifa Haftar.

"Dalam perang proksi yang semakin dalam, Turki bermaksud mengirim Angkatan Lautnya untuk melindungi Tripoli, sementara pasukannya melatih dan mengoordinasikan pasukan Perdana Menteri Fayez al-Sarraj," menurut seorang pejabat senior Turki seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (28/12/2019).

Turki baru-baru ini menandatangani kesepakatan maritim kritis dengan Libya yang kaya minyak yang melayani kepentingan energi kedua negara dan bertujuan untuk menyelamatkan miliaran dolar dari kontrak bisnis yang terlupakan akibat konflik.

Pada saat yang sama, kelompok pemberontak etnis Turkmenistan yang berperang bersama Turki di Suriah utara diperkirakan akan memperkuat pemerintah di Tripoli dalam waktu dekat. Hal ini dibenarkan oleh pejabat Libya.

"Pemerintah Libya awalnya menolak gagasan penyebaran seperti itu tetapi akhirnya menerimanya ketika pasukan Haftar mulai maju ke Tripoli," kata pejabat Libya itu.

Baik pejabat Turki maupun Libya meminta agar identitas mereka disembunyikan mengingat sensivitas masalah ini.

Dengan Mesir dan Uni Emirat Arab membantu Haftar, keterlibatan Turki yang lebih dalam di Tripoli dapat mempersulit upaya internasional untuk mengakhiri kekacauan yang telah mencengkeram negara itu sejak penggulingan Moammar Qaddafi pada 2011.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang telah bersumpah untuk mencegah jatuhnya pemerintahan Sarraj, dapat memerintahkan pengerahan militer Turki di Libya pada awal Januari, setelah mendapatkan persetujuan parlemen.

Ketentuan penyebaran pasukan Turki akan mencakup pembentukan pasukan elit Libya untuk segera menanggapi ancaman, alokasi senjata, pesawat, kendaraan di darat dan di laut, latihan bersama, serta pertukaran data intelijen anti-terorisme dan kerja sama operasional.
(ian)
Berita Terkait
Turki Balik Tuding Prancis...
Turki Balik Tuding Prancis Mainkan Permainan Berbahaya di Libya
Turki Mulai Eksplorasi...
Turki Mulai Eksplorasi Minyak di Libya Meski Dikecam Negara Lain
Perkuat Pengaruh di...
Perkuat Pengaruh di Libya, Turki Dituduh ‘Mengepung’ Mesir
Yunani Siap Konfrontasi...
Yunani Siap Konfrontasi Militer dengan Turki untuk Bela Kedaulatan
Intevensi Libya, Macron...
Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya'
Trio Eropa Ancam Beri...
Trio Eropa Ancam Beri Sanksi Pelanggar Embargo Senjata Libya
Berita Terkini
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
7 menit yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
30 menit yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
51 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
1 jam yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
3 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
4 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved