Rusia Wanti-wanti AS Tidak Menarik Diri dari Perjanjian Open Skies

Jum'at, 27 Desember 2019 - 03:25 WIB
Rusia Wanti-wanti AS...
Rusia Wanti-wanti AS Tidak Menarik Diri dari Perjanjian Open Skies
A A A
MOSKOW - Washington memberikan petunjuk tentang kemungkinannya menarik dari dari perjanjian Open Skies, salah satu dari sedikit mekanisme kontrol senjata yang tersisa. Ini membuktikan jika mereka tidak peduli tentang keamanan negara-negara pengikutnya.

Hal itu dikatakan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Aleksandr Grushko. Menurutnya, Washington sekarang sedang mempertimbangkan untuk keluar dari perjanjian Open Skies dan itu, meskipun tidak mengejutkan, akan disesalkan.

"Orang Amerika telah menyatakan bahwa hampir semua mekanisme kontrol senjata gagal memenuhi kepentingan mereka. Ini bergerak ke mana-mana," ujarnya.

Dikatakannya jika AS meninggalkan perjanjian itu, Rusia akan siap untuk itu dan bertindak berdasarkan kepentingan nasionalnya. Ia menambahkan bahwa perkembangan tersebut merupakan pukulan bagi keamanan Eropa. Jelas menunjukkan bahwa AS memperlakukan sekutu-sekutunya di Eropa hanya sebagai pengikut.

"Washington memaksa mereka untuk membeli senjata AS dan berusaha membuat mereka membeli gas Amerika alih-alih Rusia, sambil menjatuhkan sanksi terhadap mereka dan meninggalkan perjanjian yang sangat penting bagi orang Eropa," tukasnya.

Menurut Grushko Eropa, pada gilirannya, tidak memiliki kemauan politik.

"Tidak terlalu jelas apakah negara itu siap untuk akhirnya menaikkan suaranya untuk membela kepentingannya sendiri," ucapnya.

Washington tidak pernah secara resmi mengangkat kemungkinan menarik diri dari Perjanjian Open Skies di tingkat internasional. Namun, beberapa bagian dari lembaga di AS mulai membicarakannya selama beberapa bulan terakhir.

Pada bulan Oktober, ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Eliot Engel menyuarakan kekhawatirannya tentang laporan bahwa Presiden Donald Trump ingin meninggalkan perjanjian. Engel mengecam rencana semacam itu sebagai pukulan bagi kepentingan Amerika dan "hadiah" bagi Rusia.

Namun, ia juga menarik perhatian pada beberapa kekhawatiran implementasi perjanjian tentang Rusia dan menyatakan dukungannya untuk pembatasan diberlakukan pada penerbangan Rusia di Amerika Serikat.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved