Netanyahu: Jika Saya Bukan PM, Israel dan Rusia Bisa Perang

Kamis, 26 Desember 2019 - 10:21 WIB
Netanyahu: Jika Saya...
Netanyahu: Jika Saya Bukan PM, Israel dan Rusia Bisa Perang
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepadanya bahwa kedua negara bisa berperang bila kedua pemimpin tidak memiliki hubungan dekat. Dia lantas sesumbar bahwa perang bisa dihindari karena perannya sebagai perdana menteri.

"Putin mengatakan kepada saya bahwa kalau bukan karena hubungan kita, kita bisa menemukan diri kita di tengah-tengah bentrokan militer...Hanya karena kita bertemu setiap beberapa bulan, ini bisa dihindari," kata Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan Army Radio, yang dilansir Times of Israel, Kamis (26/12/2019).

"Kami telah empat kali nyaris bentrokan—pesawat kami di wilayah udara Suriah yang padat hampir bertabrakan dengan pesawat Rusia," lanjut dia, yang secara terbuka mengakui perilaku Israel di luar perbatasannya.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah yang menargetkan pengiriman senjata Hizbollah dan instalasi militer Iran. Menurut laporan media Israel, serangan tersebut dikoordinasikan dengan Rusia untuk menghindari bentrokan di langit Suriah.

Kedutaan Rusia di Tel Aviv menolak untuk mengomentari pernyataan Netanyahu yang dikaitkan dengan Putin.

Selama wawancara Army Radio hari Rabu, Netanyahu mencap pengadilan Rusia "absurd" karena menghukum warga Israel-Amerika; Naama Issachar, selama 7,5 tahun penjara karena membawa beberapa gram ganja saat transit di bandara Moskow. Perdana menteri berharap Putin akan mengampuni perempuan tersebut.

"Saya harap Putin akan menggunakan kekuatan pengampunannya," kata perdana menteri, seminggu setelah permohonan pembebasan backpacker itu ditolak oleh pengadilan Rusia.

Dia juga menggandakan janjinya untuk mengamankan pengakuan AS atas kendali Israel terhadap Lembah Jordan dan permukiman Tepi Barat setelah pemilu Maret nanti. Dia mengatakan karena alasan hukum, yakni karena dia saat ini menjadi pemimpin sementara pemerintah Israel, langkah itu tidak bisa dia lakukan.

Awal bulan ini, Netanyahu mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah berbicara tentang rencananya untuk mencaplok Lembah Jordan selama pertemuan di Portugal dengan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo. Namun dua hari kemudian, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Timur Dekat David Schenker mengatakan tidak ada topik seperti itu yang diangkat sama sekali selama pertemuan.
(mas)
Berita Terkait
Bebaskan Wanita Israel...
Bebaskan Wanita Israel yang Ditangkap Suriah, Netanyahu: Terima Kasih Putin
Putin Sambut Baik Kembali...
Putin Sambut Baik Kembali Berkuasanya Netanyahu di Israel
Iran Rilis Animasi Pembunuhan...
Iran Rilis Animasi Pembunuhan Netanyahu setelah Israel Bunuh Petinggi Militer
Netanyahu dan Putin...
Netanyahu dan Putin Cekcok, Israel Tak Senang Sikap Rusia soal Perang Gaza
Netanyahu Dihujat saat...
Netanyahu Dihujat saat Kunjungi Majdal Shams: Pembunuh! Hengkanglah Penjahat Perang!
Netanyahu: Senjata Canggih...
Netanyahu: Senjata Canggih Rusia Ditemukan di Pangkalan Hizbullah
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
31 menit yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
1 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
9 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
10 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
11 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved