Qatar: Ada Perkembangan Kecil dalam Atasi Konflik Teluk
Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:01 WIB
Qatar: Ada Perkembangan Kecil dalam Atasi Konflik Teluk
A
A
A
DOHA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan ada perkembangan kecil untuk menyelesaikan konflik antara Doha dan negara-negara tetangga di Teluk yang telah berlangsung dua setengah tahun.
Ditanya apakah ada kemajuan saat konferensi tingkat tinggi (KTT) Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) pekan lalu, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan, "Ada perkembangan kecil, hanya perkembangan kecil."
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada Juni 2017 karena Doha dituduh mendukung terorisme.
Qatar menyangkal tuduhan itu dan menganggap aliansi Saudi berupaya mencampuri kedaulatannya.
Aliansi Saudi menerapkan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar dengan alasan Doha mendukung terorisme.
Hubungan kedua pihak pun kian memburuk dan terlihat mereda saat KTT GCC pekan lalu saat pemimpin Qatar bertemu Raja Arab Saudi Salman.
Saat KTT GCC, Raja Salman menyatakan negara-negara Teluk harus bersatu melawan ancaman Iran. Belum ada informasi rinci apakah blokade yang diterapkan aliansi Saudi pada Qatar masih terus berlaku.
Ditanya apakah ada kemajuan saat konferensi tingkat tinggi (KTT) Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) pekan lalu, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan, "Ada perkembangan kecil, hanya perkembangan kecil."
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada Juni 2017 karena Doha dituduh mendukung terorisme.
Qatar menyangkal tuduhan itu dan menganggap aliansi Saudi berupaya mencampuri kedaulatannya.
Aliansi Saudi menerapkan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar dengan alasan Doha mendukung terorisme.
Hubungan kedua pihak pun kian memburuk dan terlihat mereda saat KTT GCC pekan lalu saat pemimpin Qatar bertemu Raja Arab Saudi Salman.
Saat KTT GCC, Raja Salman menyatakan negara-negara Teluk harus bersatu melawan ancaman Iran. Belum ada informasi rinci apakah blokade yang diterapkan aliansi Saudi pada Qatar masih terus berlaku.
(sfn)