Pencari Suaka yang Dikirim ke Guatemala Pilih Menuju Negara Asal

Jum'at, 13 Desember 2019 - 18:15 WIB
Pencari Suaka yang Dikirim...
Pencari Suaka yang Dikirim ke Guatemala Pilih Menuju Negara Asal
A A A
GUATEMALA CITY - Para pencari suaka Amerika Serikat (AS) yang dikirim ke Guatemala lebih memilih kembali ke negara asalnya daripada tetap tinggal di negara Amerika Tengah itu. Pernyataan itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Guatemala Enrique Degenhart.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump memulai program untuk mengirim para pencari suaka di perbatasan AS-Meksiko ke Guatemala terlebih dulu. Program ini dilaksanakan berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah Guatemala pada Juli.

Program ini awalnya akan diterapkan di pos Patroli Perbatasan AS di El Paso, Texas. Tahap pertama menargetkan orang dewasa dari Honduras dan El Salvador.

Mendagri Guatemala Enrique Degenhart menyatakan total 24 orang telah dikirim ke Guatemala dalam program itu. "Dari jumlah itu, hanya dua orang yang meminta suaka di Guatemala," tutur dia saat kunjungan Pelaksana Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Chad Wolf.

Meski kesepakatan suaka dengan Guatemala akan dimulai dengan lambat, pemerintahan Trump ingin membuat beberapa pengecualian. Para pejabat imigrasi federal telah diperintahkan tidak menerapkan program itu pada anak yang tak ditemani keluarganya, migran dengan dokumen perjalanan AS yang sah, atau kasus kepentingan publik, menurut dokumen Badan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS.

"Bagi mereka di kawasan yang mungkin keberatan dengan pilihan mengambil perjalanan berbahaya ke utara, saya mendorong Anda menolaknya. Permintaan suaka di perbatasan Southwest tidak lagi menjamin pembebasan ke dalam negeri seperti sebelumnya. Kami telah menghentikan tangkap dan bebas," ujar Wolf.
(sfn)
Berita Terkait
AS Deportasi Para Migran...
AS Deportasi Para Migran Positif Corona ke Guatemala
Kisah Keterlibatan Israel...
Kisah Keterlibatan Israel dalam Genosida di Guatemala
Selamatkan Diri dari...
Selamatkan Diri dari Pandemi dan Badai, Ribuan Imigran Berjalan Kaki Menuju AS
AS Batalkan Kerjasama...
AS Batalkan Kerjasama Suaka Era Trump dengan Tiga Negara
Kisah Kudeta Guatemala...
Kisah Kudeta Guatemala yang Dipelopori AS Gara-gara Kebun Pisang
Hampir 3 Jam, Penumpang...
Hampir 3 Jam, Penumpang Gelap Ini Sembunyi di Lubang Ban Pesawat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved