AS Batalkan Kerjasama Suaka Era Trump dengan Tiga Negara
Minggu, 07 Februari 2021 - 20:02 WIB
loading...
Amerika Serikat (AS) mengakhiri perjanjian negara ketiga yang aman dan ditandatangani pada masa pemerintahan Donald Trump dengan El Salvador, Honduras, dan Guatemala. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengakhiri perjanjian negara ketiga yang aman dan ditandatangani pada masa pemerintahan Donald Trump dengan El Salvador, Honduras, dan Guatemala. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.
"AS telah menangguhkan dan memulai proses untuk mengakhiri Perjanjian Kerja Sama Suaka dengan Pemerintah El Salvador, Guatemala,dan Honduras sebagai langkah konkret pertama dalam perjalanan menuju kemitraan dan kolaborasi yang lebih besar di kawasan yang ditetapkan oleh Presiden (Joe) Biden," ucap Blinken.
"Pengakhiran Perjanjian ini berlaku efektif setelah periode pemberitahuan yang ditetapkan di masing-masing Perjanjian, namun penangguhannya langsung," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (7/2/2021).
Menurut Blinken, transfer berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Suaka AS-Guatemala telah dihentikan sementara sejak pertengahan Maret 2020, sementara kesepakatan dengan El Salvador dan Honduras tidak pernah dilaksanakan. Baca juga: Menlu AS Blinken Tekan China Soal Xinjiang dan Hong Kong
"Untuk lebih jelasnya, tindakan ini tidak berarti bahwa perbatasan AS terbuka. Meskipun kami berkomitmen untuk memperluas jalur hukum untuk perlindungan dan peluang di sini dan di kawasan ini, Amerika Serikat adalah negara dengan perbatasan dan hukum yang harus ditegakkan," kata Blinken.
"AS telah menangguhkan dan memulai proses untuk mengakhiri Perjanjian Kerja Sama Suaka dengan Pemerintah El Salvador, Guatemala,dan Honduras sebagai langkah konkret pertama dalam perjalanan menuju kemitraan dan kolaborasi yang lebih besar di kawasan yang ditetapkan oleh Presiden (Joe) Biden," ucap Blinken.
"Pengakhiran Perjanjian ini berlaku efektif setelah periode pemberitahuan yang ditetapkan di masing-masing Perjanjian, namun penangguhannya langsung," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (7/2/2021).
Menurut Blinken, transfer berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Suaka AS-Guatemala telah dihentikan sementara sejak pertengahan Maret 2020, sementara kesepakatan dengan El Salvador dan Honduras tidak pernah dilaksanakan. Baca juga: Menlu AS Blinken Tekan China Soal Xinjiang dan Hong Kong
"Untuk lebih jelasnya, tindakan ini tidak berarti bahwa perbatasan AS terbuka. Meskipun kami berkomitmen untuk memperluas jalur hukum untuk perlindungan dan peluang di sini dan di kawasan ini, Amerika Serikat adalah negara dengan perbatasan dan hukum yang harus ditegakkan," kata Blinken.
Lihat Juga :