Demi Tampung Banyak Kapal Perang AS, Australia Siap Habiskan Rp9,9 T

Jum'at, 13 Desember 2019 - 08:57 WIB
Demi Tampung Banyak...
Demi Tampung Banyak Kapal Perang AS, Australia Siap Habiskan Rp9,9 T
A A A
CANBERRA - Pemerintah Australia siap menghabiskan anggaran USD715 juta atau lebih dari Rp9,9 triliun untuk meningkatkan fasilitas Angkatan Laut di Northern Territory. Tujuannya agar bisa mengakomodasi lebih banyak kapal perang Amerika Serikat (AS).

Jumlah anggaran itu diungkap media Amerika yang terkait militer, Stars and Stripes, pada hari Kamis (12/12/2019). Sumber laporan itu adalah pejabat Departemen Pertahanan Australia. Fasilitas Angkatan Laut itu berjarak sekitar 2.750 Km dari Jakarta, Indonesia.

Departemen tersebut dalam email tertanggal 11 Desember 2019 mengatakan perbaikan sedang dilakukan untuk Pangkalan Angkatan Laut Australia, HMAS Coonawarra, dan Larrakeyah Defense Precinct di Darwin.

Peningkatan fasilitas itu dirancang untuk mendukung kapal-kapal baru Australia yang digunakan untuk perlindungan perbatasan serta kunjungan kapal-kapal Angkatan Laut. Mantan asisten menteri pertahanan Australia Ross Babbage melalui telepon pada hari Rabu membenarkan hal tersebut.

Sejumlah kapal perang Amerika telah mengunjungi Darwin tahun ini, termasuk kapal perusak bersenjata rudal USS Stockdale, kapal penanggulangan ranjau USS Patriot dan kapal selam USS Emory S. Land.

Fasilitas Angkatan Laut di Australia itu telah menjadi fokus penyeimbangan kembali pasukan militer AS ke Pasifik, yang dimulai di bawah pemerintahan Barack Obama dan dipandang sebagai reaksi terhadap militer China yang berkembang pesat. Korps Marinir, yang mengerahkan pasukan rotasi di sana untuk pertama kalinya pada 2012, mengirim gugus tugas darat-udara 2.500 Marinir ke Darwin selama enam bulan selama musim panas tahun ini.

Pangkalan Udara di Northern Territory juga ditingkatkan fasilitasnya. Di pangkalan Angkatan Udara Australia di Darwin, misalnya, proyek senilai USD88,65 juta telah diberikan untuk membangun tangki bahan bakar, memperluas lapangan terbang dan membangun fasilitas perawatan. Upgrade di pangkalan udara Tindal terdekat juga direncanakan.

Departemen Pertahanan Australia, dalam email sebelumnya, mengatakan peningkatan fasilitas Angkatan Laut di Darwin termasuk USD272 juta untuk dermaga luar untuk mendukung kapal-kapal perang utama, dengan penyimpanan bahan bakar terkait dan fasilitas pengisian bahan bakar pada tahun 2023.

Menurut departemen itu, peningkatan pelabuhan dalam di Coonawarra akan mendukung pemindahan enam dari 12 kapal patroli lepas pantai kelas Arafura baru yang diperkenalkan kepada Angkatan Laut Australia pada dekade berikutnya.

"Sekitar USD220 juta yang diusulkan termasuk pengerukan baskom bagian dalam, peningkatan pada dermaga yang ada untuk mengakomodasi kapal baru yang jauh lebih besar," kata departemen tersebut.

Dana tersebut juga akan membiayai logistik, pemeliharaan dan area kerja lainnya dengan konstruksi yang akan selesai pada pertengahan 2026. Dana USD223 juta lainnya akan meningkatkan infrastruktur di Larrakeyah Defense Precinct untuk mendukung pertumbuhan selama 25 tahun ke depan.

"Di luar proyek-proyek ini tidak ada rencana untuk investasi lebih lanjut dalam kemampuan Pangkalan Angkatan Laut baru di Northern Territory," kata departemen tersebut.

Namun, Babbage memperkirakan akan ada pengembangan fasilitas Angkatan Laut yang sedang berlangsung di Northern Territory. "Rinciannya masih diselesaikan, tetapi Anda akan melihat sedikit lebih banyak dalam tiga hingga empat tahun ke depan," katanya.
(mas)
Berita Terkait
AS Memiliki Akses ke...
AS Memiliki Akses ke Galangan Kapal Selam Nuklir Punya Tetangga Indonesia
Australia Akan Beli...
Australia Akan Beli 5 Kapal Selam Nuklir Amerika Serikat
Dari Kapal Induk hingga...
Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Serikat Buruh Australia...
Serikat Buruh Australia Tolak Pakta Kapal Selam Nuklir, Ogah Perang dengan China
Eks Perdana Menteri:...
Eks Perdana Menteri: Kesepakatan Kapal Selam Bukan untuk Melindungi Australia, Tapi AS
AS Dilaporkan Ingin...
AS Dilaporkan Ingin Produksi Kapal Selam Nuklir Pertama untuk Australia
Berita Terkini
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
35 menit yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
2 jam yang lalu
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
4 jam yang lalu
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved