Kebakaran Dahsyat Buat Kota Sydney Diselimuti Asap

Minggu, 08 Desember 2019 - 00:22 WIB
Kebakaran Dahsyat Buat...
Kebakaran Dahsyat Buat Kota Sydney Diselimuti Asap
A A A
MELBOURNE - Kebakaran dahsyat membuat kota Sydney, Australia, diselimuti asap yang menyebabkan lonjakan penyakit pernapasan dan pembatalan sejumlah even olah raga luar ruangan. Petugas pemadam kebakaran mengatakan dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk mengendalikan kebakaran tersebut, tetapi tidak akan padam tanpa bantuan hujan lebat.

Ribuan petugas pemadam kebakaran yang lelah terus berjuang melawan 100 kobaran api di negara bagian New South Wales. Petugas pemadam kebakaran Australia telah berjuang melawan kebakaran hutan selama sebulan.

Kebakaran besar di utara Sydney, kota terbesar di Australia, terjadi pada hari Jumat membakar 335.000 hektar lahan.

“Kita perlu hujan lebat untuk memadamkan kebakaran ini. Itu benar-benar akan menghentikannya," kata Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales.

"(Kebakaran) ini akan memakan waktu berminggu-minggu untuk dipadamkan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, MInggu (8/12/2019).

Biro Meteorologi Australia di Twitter mengatakan kebakaran di sekitar Sydney telah memompa sejumlah besar asap ke udara sehingga mereka tampak sebagai hujan yang signifikan pada radar.

New South Wales (NSW) Health mengatakan pada hari Jumat malam bahwa sekitar 1.140 orang telah mencari bantuan medis untuk masalah pernapasan atau asma dalam seminggu terakhir. Jumlah ini seperempat lebih banyak dari pada minggu biasa. Ambulance NSW menerjunkan sekitar sepertiga lagi untuk menjawab panggilan.

Enam orang tewas, hampir 700 rumah terbakar dan jutaan hektar tanah telah diratakan.

Angin kencang yang berhembus membuat api bergerak beberapa pinggiran di Sydney barat daya pada hari Sabtu.

"Sudah berlangsung sepanjang hari, api datang dari belakang dan kami memadamkannya. Tetapi kemudian yang lain datang dari samping sehingga para pemadam kebakaran menutupi rumah itu dengan busa,” kata Luke Wright yang membantu menyelamatkan rumah saudaranya.

"Pagar telah rusak tetapi itu saja, sangat beruntung," imbuh Wright kepada media lokal.

Komisaris Layanan Pemadam Kebakaran Shane Fitzsimmons mengatakan yang kemungkinan terburuk mungkin masih ada di depan mata, dengan suhu diperkirakan naik ke angka 40 derajat Celcius dalam beberapa hari mendatang dan tidak ada curah hujan berarti yang diharapkan sampai akhir Januari.

"Masih beberapa bulan ke depan yang sulit dan kami sudah melihat konsekuensi mengerikan dari kebakaran musim ini," kata Fitzsimmons kepada 9News Australia.

Negara bagian tetangga Queensland itu menghadapi sekitar 45 kebakaran dan suhu pada hari Sabtu mencapai 40 Celcius.

Kebakaran hutan sering terjadi di Australia selama musim panas, yang dimulai pada bulan Desember, tetapi tahun ini kebakaran terjadi jauh lebih awal. Suhu yang meningkat, angin kering dan pembakaran lahat dituding menjadi penyebabnya.

Kekeringan selama tiga tahun telah membuat sebagian besar Australia kering.
(ian)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
2 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
3 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
5 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
5 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
6 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
7 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved