PM Prancis Tegaskan Reformasi Pensiun Tak Dapat Dihindari

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:20 WIB
PM Prancis Tegaskan...
PM Prancis Tegaskan Reformasi Pensiun Tak Dapat Dihindari
A A A
PARIS - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe menyatakan mogok kerja nasional di sektor publik tidak akan melemahkan tekadnya mereformasi sistem pensiun. Meski demikian, dia berjanji para pekerja tidak akan melalui transisi brutal menuju sistem baru.

Philippe menyatakan dia tidak ingin konfrontasi dengan serikat buruh yang menyerukan unjuk rasa dan mogok kerja untuk menentang rencana reformasi sistem pensiun itu. Pemerintah ingin merampingkan salah satu sistem pensiun paling dermawan di dunia itu.

Pemerintah Prancis ingin menggantikan sistem Bizantium yang terdiri atas lebih dari 40 rencana pensiun berbeda, yang masing-masing memiliki benefit berbeda pula. Sistem lama itu akan diganti dengan sistem tunggal berdasarkan poin sehingga setiap euro yang dikontribusikan, setiap pensiunan memiliki hak yang sama.

"Warga tahu bahwa sistem yang sangat beragam saat ini dengan 42 rencana pensiun berbeda tidak dapat dilanjutkan. Mereka juga tahu bahwa kita harus bekerja lebih lama," ujar Philippe saat pidato di televisi.

Presiden Prancis Emmanuel Macron tampak enggan menaikkan umur pensiun 62 tahun. Salah satu alternatifnya adalah mengurangi manfaat pada mereka yang berhenti bekerja sebelum 64 tahun dan memberi tambahan manfaat pada mereka yang pensiun lebih lama.

Ruang untuk berbagai konsesi mungkin terletak pada proses perubahan secara bertahap dalam sistem pensiun itu.

Unjuk rasa dan mogok kerja di Prancis telah melumpuhkan layanan transportasi publik di Paris dan sejumlah kota lainnya. Mogok kerja diperkirakan berlanjut hingga pekan depan.
(sfn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Tegaskan Hak Negara Merdeka Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved