Putin: Ekspansi NATO ke Perbatasan Ancaman Potensial bagi Rusia

Rabu, 04 Desember 2019 - 07:08 WIB
Putin: Ekspansi NATO...
Putin: Ekspansi NATO ke Perbatasan Ancaman Potensial bagi Rusia
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ekspansi NATO yang semakin dekat dengan perbatasan merupakan ancaman bagi negaranya, karena aliansi itu terus meningkatkan kekuatan mioiter dan menunjuk Moskow sebagai ancaman yang dirasakan.

Berbicara di acara bertema pertahanan, Putin mengatakan bahwa cara berpikir NATO yang sudah ketinggalan zaman "berfokus pada blok" tidak dapat berfungsi sebagai instrumen yang baik untuk membuat keputusan yang efektif di dunia saat ini.

Putin merujuk pada KTT NATO, saat ini sedang berlangsung di London, di mana anggota blok itu berkumpul untuk merayakan ulang tahun ke-70.

"Hari ini kita harus mempertimbangkan fakta bahwa perluasan NATO dan pengembangan infrastruktur militernya di dekat perbatasan kita adalah salah satu ancaman potensial terhadap keamanan negara kita," kata Putin seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (4/12/2019).

Pemimpin Rusia itu mengatakan bahwa aliansi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tidak berhenti mengakui negara-negara anggota baru bahkan setelah Perang Dingin berakhir dengan pecahnya Uni Soviet.

"Seperti yang kita ketahui, Uni Soviet tidak ada lagi, dan begitu juga dengan blok militer Pakta Warsawa, yang diciptakan (oleh Uni Soviet dan sekutunya di Eropa Timur) sebagai tanggapan terhadap pembentukan NATO. Tapi NATO tidak hanya terus ada, tetapi terus berkembang," tuturnya.

Namun, pemimpin Rusia itu menekankan bahwa Moskow, seperti yang pernah terjadi di masa lalu, tetap siap bermitra dengan NATO dalam memecahkan tantangan yang sebenarnya, seperti terorisme, konflik bersenjata, dan proliferasi senjata pemusnah massal.

NATO sejah ini telah mengakui 13 anggota baru sejak akhir Perang Dingin, yang beberapa di antaranya adalah negara-negara sosialis. Moskow dengan keras menentang langkah ini sejak 1990-an, bersikeras bahwa perluasan aliansi itu merusak keamanannya dan menciptakan ketegangan di Eropa.

Meskipun menikmati pertumbuhan, aliansi ini telah mengalami peningkatan masalah internal dan meningkatkan ketegangan di antara para anggotanya belakangan ini. Menjelang KTT ulang tahun, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan aliansi itu mengalami "mati otak," sambil menyatakan keraguan atas komitmen Washington terhadap blok itu. Presiden Prancis memiliki alasan untuk keraguan semacam itu karena timpalannya dari AS Donald Trump berulang kali menyerang negara-negara anggota NATO karena tidak membayar "bagian yang adil" mereka untuk pertahanan kolektif dan "perlindungan" Washington.

Pernyataan "mati otak" Macron membuat marah banyak anggota NATO, yang bersikeras aliansi itu benar-benar hidup dan kuat. Turki - yang memiliki militer terbesar kedua di blok itu - sangat aktif dalam mengkritik Macron, dengan menuduhnya "mendukung terorisme."

Ankara pada bagiannya memiliki masalah lebih lanjut dengan NATO, menolak menandatangani rencana pertahanan baru untuk Baltik dan Polandia, dan menuntut dukungan "tanpa syarat" untuk operasinya terhadap milisi yang dipimpin Kurdi Suriah. Serangan itu sebelumnya sangat dikecam oleh negara-anggota NATO.
(ian)
Berita Terkait
Finlandia Gabung NATO,...
Finlandia Gabung NATO, Pukulan Telak Buat Vladimir Putin
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Siap untuk Konfrontasi dengan NATO
Rusia Sukses Ujicoba...
Rusia Sukses Ujicoba Rudal Balistik Antar Benua Sarmat, Putin : Musuh Rusia akan Berfikir Ulang
NATO Sudah Gelorakan...
NATO Sudah Gelorakan Perang pada 2030, Rusia Beberkan 4 Strategi Jitunya Menghadapinya
Hillary Clinton Hujat...
Hillary Clinton Hujat Vladimir Putin, Rusia Beri Balasan Menohok
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia di Istana
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
1 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
2 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
3 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
3 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
4 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved