Menlu Dukung Peran Penting Perempuan dalam Proses Perdamaian di Afghanistan

Jum'at, 29 November 2019 - 23:33 WIB
Menlu Dukung Peran Penting...
Menlu Dukung Peran Penting Perempuan dalam Proses Perdamaian di Afghanistan
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan perempuan adalah faktor penting dalam menciptakan perdamaian yang inklusif. Hal itu dikatakannya saat membuka acara "Dialogue between Women of Afghanistan: Bridging the Gap and Sharing Experience" di Grand Sahid Jaya Hotel.

Dialog Perempuan Afghanistan merupakan implementasi komitmen Indonesia dalam mendukung proses perdamaian di Afghanistan yang mengedepankan keterlibatan peran perempuan sebagai agen perdamaian. Kegiatan diikuti oleh 38 orang peserta perwakilan perempuan dari berbagai latar belakang dan daerah serta dipimpin oleh Menteri Informasi dan Kebudayaan Afghanistan, Y.M. Hasina Safi.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi komitmen tulus Indonesia bagi perdamaian dan pemberdayaan perempuan Afghanistan. Kita juga perlu terus bekerja sama erat untuk menindaklanjuti hasil Dialog hari ini," kata Safi.

Sementara itu Retno menekankan pentingnya dialog sebagai platform untuk mengembangkan rasa saling percaya dan menjembatani kesenjangan dan perbedaan di antara sesama perempuan, sehingga semua perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam upaya pembangunan Afghanistan.

Isu pemberdayaan perempuan juga menjadi fokus utama dalam pembahasan dialog.

“Pendidikan dan peningkatan kapasitas diperlukan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan harus didukung oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kebijakan," jelas Menlu dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (29/11/2019).

Secara khusus, Menlu Retno mengharapkan Dialog Perempuan Afghanistan kali ini dapat mengidentifikasi langkah-langkah ke depan dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan untuk dapat meningkatkan perannya dalam proses perdamaian, meningkatkan rasa toleransi dan perdamaian, serta menerapkan nilai-nilai women empower women (saling dukung antara kaum perempuan).

“Dialog ini bukan one-off event, kita akan tindak lanjuti melalui kerja sama Afghanistan-Indonesia women network," tambah Retno.

Dialog Perempuan Afghanistan turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain: Prof. Nazaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal), Siti Ruhaini Dzuhayatin (Tim Komunikasi Mensesneg), Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation), dan Prof. Dr. Hj. Huzaemah T. Yango (Ketua Bidang Fatwa MUI).

Selama 4 hari, sejak tanggal 27 hingga 30 November 2019, para wakil perempuan Afghanistan mengikuti rangkaian kegiatan Dialog on the Role of Women in Building and Sustaining Peace. Kegiatan terdiri dari program peningkatan kapasitas di bidang kesehatan ibu dan anak, pendidikan dan pengembangan usaha, serta konsultasi dan dialog ke DPR RI, Komnas Perempuan, Pengusaha Muslimah Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan kunjungan lapangan.
(ian)
Berita Terkait
Tuntut Kejelasan, Ratusan...
Tuntut Kejelasan, Ratusan Pencari Suaka Asal Afghanistan Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Jakarta
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
Berlomba Menampung Pengungsi...
Berlomba Menampung Pengungsi Afghanistan, Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia Sambut Baik...
Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Taliban dan Afghanistan
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan di Indonesia Raih Love of Lives Award
Jelang Afghanistan vs...
Jelang Afghanistan vs Indonesia: Elkan Baggott Siap Tempur
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
3 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
4 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
5 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
6 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
7 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved