Lavrov: Terancam, Rencana Pembentukan Komite Konstitusi Suriah

Selasa, 26 November 2019 - 01:23 WIB
Lavrov: Terancam, Rencana...
Lavrov: Terancam, Rencana Pembentukan Komite Konstitusi Suriah
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, ada banyak pendukung perubahan pemerintahan di Suriah yang ingin mengganggu upaya pembentukan Komite Konstitusi Suriah. Lavrov mengatakan, pihak-pihak ini menggunakan segala cara untuk menghalangi pembentukan komite tersebut.

"Adapun, ancaman gangguan selalu ada, karena ada banyak pendukung mereka yang ingin proses ini gagal untuk membenarkan tindakan tertentu, yaitu, potensi intensifikasi intervensi kuat ke dalam urusan Suriah untuk dilakukan melalui rezim berubah," ucap Lavrov.

Lavrov, seperti dilansir Tass pada Selasa (26/11/2019), mencatat bahwa sesi kedua komite saat ini sedang dikembangkan. Dia lalu meminta perwakilan PBB untuk mencegah upaya campur tangan dalam pekerjaan komite.

"Ada ancaman gangguan eksternal, ancaman bahwa pihak Suriah dapat memiliki keputusan tertentu yang dikenakan pada mereka dari luar negeri. Rekan-rekan kami dari PBB, termasuk Sekretaris Jenderal dan Utusan Khususnya untuk Suriah, Geir Pedersen berkewajiban untuk secara tegas menggagalkan upaya tersebut," ungkapnya.

Pada 23 September, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengumumkan pembentukan Komite Konstitusi Suriah. Sesi pertama panitia berlangsung pada 30 Oktober di Jenewa.

Keputusan untuk membentuk komite konstitusional dibuat selama Kongres Dialog Nasional Suriah, yang diadakan di kota Sochi di Rusia pada 30 Januari 2018.

Menurut rencana yang diusulkan oleh mantan Utusan PBB untuk Stafan Suriah, Stafan de Mistura, komite tersebut dibuat Lebih dari 150 orang, masing-masing 50 delegasi akan diterjunkan oleh Damaskus, oposisi dan masyarakat sipil. Setiap kelompok juga diwajibkan untuk menunjuk 15 ahli untuk mengambil bagian dalam pertemuan yang diadakan di Jenewa secara tertutup.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
5 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
6 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
7 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
8 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
9 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved