Pemerintahan Trump Bersiap Kirim Para Pencari Suaka ke Guatemala

Kamis, 21 November 2019 - 08:01 WIB
Pemerintahan Trump Bersiap...
Pemerintahan Trump Bersiap Kirim Para Pencari Suaka ke Guatemala
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memulai upaya mengirim para pencari suaka yang tertangkap di perbatasan AS dan Meksiko ke Guatemala. Langkah ini diharapkan mengubah sistem suaka AS.

Kebijakan ini diungkapkan tiga pejabat yang mendapat informasi tentang ide itu dan bahan pelatihan terkait. "Program itu akan diterapkan di kantor Patroli Perbatasan AS di El Paso, Texas. Tahap pertama akan menargetkan orang dewasa dan Honduras dan El Salvador yang akan diproses dalam 72 jam," ungkap tiga pejabat dan catatan dari sesi pelatihan kantor suaka Badan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS).

"Otoritas imigrasi federal mewawancarai satu migran melalui proses baru pada Selasa (19/11) dan dua orang lainnya pada Rabu (20/11) pagi," ujar para pejabat itu pada Reuters.

Panduan baru itu pertama kali dilaporkan BuzzFeed News. "USCIS menjelaskan panduan itu saat pelabihan di kantor USCIS di Arlington, Virginia, pada Selasa (19/11)," papar para pejabat itu.

Para pejabat tersebut tidak tahu kapan penerbangan pertama ke Guatemala akan dilakukan. Para petugas suaka diperintahkan tidak bertanya pada para migran tentang apakah mereka takut dikirim ke Guatemala. Malah, para migran harus secara afirmatif takut dikirim ke negara itu, berdasarkan materi pelatihan yang ada.

Inisiatif ini akan dimulai sebagai proyek perdana, dengan 10 hingga 15 orang diproses setiap hari. "Para agen Proteksi Cukai dan Perbatasan AS (CBP) akan memutuskan siapa yang akan ditempatkan dalam program tersebut," kata para pejabat AS.

Kebijakan baru ini dimulai setelah pemerintahan Trump membuat kesepakatan dengan pemerintah Guatemala pada Juli. Kesepakatan ini memungkinkan para pejabat imigrasi AS memaksa migran yang meminta suaka di perbatasan AS-Meksiko untuk mengajukan suaka di Guatemala terlebih dulu.

Partai Demokrat dan berbagai kelompok pro-migran khawatir kebijakan ini membuat para pencari suaka menghadapi bahaya di Guatemla yang memiliki tingkat pembunuhan lima kali lebih banyak dibandingkan AS.
(sfn)
Berita Terkait
Karibia Tersedak Monster...
Karibia Tersedak Monster Awan Debu Sahara yang Bergerak ke AS
AS Deportasi Para Migran...
AS Deportasi Para Migran Positif Corona ke Guatemala
Menlu Rusia: AS Lebih...
Menlu Rusia: AS Lebih Sering Menipu Dibanding Merealisasikan Janjinya
Menengok Potensi Kawasan...
Menengok Potensi Kawasan Amerika Latin dan Karibia
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Pakar WHO: Covid-19...
Pakar WHO: Covid-19 Belum Mencapai Puncak Infeksi di Amerika
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
8 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
9 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
10 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
11 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved