Tandingi India, Pakistan Uji Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir

Selasa, 19 November 2019 - 10:48 WIB
Tandingi India, Pakistan...
Tandingi India, Pakistan Uji Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir
A A A
ISLAMABAD - Militer Pakistan menguji coba rudal balistik surface-to-surface Shaheen-I sebagai bagian dari latihan militer hari Senin. Tes misil yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir ini sebagai tandingan setelah India menguji coba misil Agni II pada akhir pekan lalu.

Tes senjata Pakistan dinyatakan berhasil. Uji peluncuran rudal dilakukan oleh Komando Pasukan Strategis Angkatan Darat (ASFC) untuk memastikan kemampuan "pencegahan minimum yang kredibel".

Shaheen-I adalah rudal balistik jarak pendek berbahan bakar padat. Misil ini memiliki jangkauan 650km dan telah beroperasi di Pakistan sejak 2003.

Misil tersebut dapat membawa hulu ledak konvensional atau pun nuklir dan biasanya menggunakan peluncur seluler sebagai platform.

India sebelumnya menunjukkan kemampuan nuklirnya sendiri dengan meluncurkan rudal balistik Agni-II selama latihan malam hari pada akhir pekan lalu. Ini adalah rudal balistik jarak menengah yang kira-kira sebanding dengan Shaheen-II Pakistan.

Uji coba rudal itu dilakukan ketika ketegangan yang berlangsung selama satu dekade terus meningkat antara India dan Pakistan.

Langkah New Delhi bulan Agustus dengan menghapus status otonomi wilayah Kashmir dikritik keras oleh Islamabad. Sebelumnya pada bulan Februari, kedua negara terlibat pertempuran udara singkat.

Mantan duta besar Inggris untuk PBB Sir Mark Lyall Grant memperingatkan ada risiko nyata dari perang militer habis-habisan antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

"Konflik itu akan memiliki implikasi keamanan nasional bagi Inggris," katanya. "Inggris memiliki "tanggung jawab khusus dalam membantu menyelesaikan krisis," ujarnya.

Menulis di Forbes, yang dikutip Selasa (19/11/2019), Sir Mark Lyall Grant memperingatkan tentang risiko konflik yang meningkat menjadi konflik militer, yang dapat menelan biaya hingga £20 miliar.

"Setelah pertikaian militer pada 2001-2002, Pemerintah Inggris memperkirakan bahwa konflik nuklir antara India dan Pakistan dapat menelan biaya Inggris hingga £20 miliar, sebagai akibat dari ancaman terhadap warga negara Inggris di kawasan itu, peningkatan tekanan migrasi, kehilangan peluang bisnis dan biaya kemanusiaan dan rekonstruksi," tulis dia.
(mas)
Berita Terkait
Panglima Militer Pakistan:...
Panglima Militer Pakistan: Kami Negara Nuklir, Jika Kami Hancur, Separuh Dunia Juga Hancur!
Siap Berperang dengan...
Siap Berperang dengan India, Militer Pakistan Gelar Latihan Peluncuran Rudal
Siapa Lebih Unggul India...
Siapa Lebih Unggul India atau Pakistan dalam Senjata Nuklir?
India Ketir-ketir, Desak...
India Ketir-ketir, Desak IAEA Awasi Senjata Nuklir Pakistan
Inilah 9 Rudal Nuklir...
Inilah 9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
14 menit yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
56 menit yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
2 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
3 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved