Assad Duga Pendiri White Helmets Dibunuh CIA

Jum'at, 15 November 2019 - 19:56 WIB
Assad Duga Pendiri White...
Assad Duga Pendiri White Helmets Dibunuh CIA
A A A
DAMASKUS - Presiden Suriah, Bashar al-Assad menuturkan, pendiri White Helmets, James Le Mesurier mungkin telah dilikuidasi oleh agen-agen intelijen atas instruksi Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) CIA. Le Mesurier, yang tinggal di Istanbul, Turki, ditemukan tewas di dekat rumahnya pada awal pekan ini.

Assad, dalam sebuah wawancara dengan televisi Rossiya-24 Rusia, seperti dilansir Tass pada Jumat (15/11/2019), mengatakan, dia melihat kesamaan hubungan antara kematian Le Mesurier dan Jeffry Epstein, Osama bin Laden dan Abu Bakr al-Baghdadi.

"Miliarder Amerika Jeffrey Epstein terbunuh beberapa minggu yang lalu, mereka mengatakan dia bunuh diri di penjara. Namun, dia terbunuh karena dia tahu banyak rahasia penting yang berhubungan dengan orang-orang yang sangat penting dalam rezim Inggris dan Amerika, dan mungkin di negara lain juga," ucap Assad.

"Sekarang pendiri utama White Helmets telah terbunuh, dia adalah seorang perwira dan dia telah bekerja seumur hidupnya dengan NATO di Afghanistan, Kosovo, Irak dan Lebanon. Kita tahu bahwa mereka (White Helmets) secara alami adalah bagian dari Al Qaeda," sambungnya.

Dia percaya, bahwa orang-orang ini, serta bin Laden dan al-Baghdadi yang sebelumnya dilikuidasi telah dibunuh, terutama karena mereka tahu rahasia besar. Assad menyebut, orang-orang berubah menjadi beban setelah mereka memainkan peran mereka dan ada kebutuhan untuk menyingkirkan mereka muncul setelah mereka memenuhi perannya masing-masing.

Menurutnya, kematian Le Mesurier adalah hasil kerja CIA yang menyingkirkan pendiri White Helmets secara mandiri atau melalui badan intelijen negara lain.

"Tentu saja, ini adalah karya dinas rahasia. Tapi, dinas rahasia mana? Ketika kita berbicara tentang dinas rahasia Barat pada umumnya, tentang Turki dan beberapa yang lain di wilayah kita, ini bukan dinas rahasia negara-negara berdaulat, melainkan ini adalah departemen dari badan intelijen utama, CIA," tegasnya.

"Sangat mungkin bahwa badan-badan intelijen Turki melakukan pekerjaan atas instruksi dari badan intelijen asing. Mungkin, pendiri White Helmets sedang mengerjakan memoarnya dan biografi hidupnya, dan ini tidak bisa diterima. Ini asumsi, tapi yang sangat serius, karena pilihan lain tidak terdengar meyakinkan bagiku di saat ini," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
12 menit yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
1 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
5 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
8 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
9 jam yang lalu
Infografis
Aguan Sugianto, Pengusaha...
Aguan Sugianto, Pengusaha Sukses Pendiri Agung Sedayu Group
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved