Hakim Kamboja Tutup Investigasi pada Pemimpin Oposisi Kem Sokha

Jum'at, 15 November 2019 - 19:15 WIB
Hakim Kamboja Tutup...
Hakim Kamboja Tutup Investigasi pada Pemimpin Oposisi Kem Sokha
A A A
PHNOM PENH - Hakim Kamboja menutup investigasi dakwaan pengkhianatan terhadap pemimpin oposisi Kem Sokha. Itu artinya, Kem Sokha dapat dibawa ke pengadilan atau dakwaannya dicabut.

Dengan Uni Eropa (UE) mengancam mencabut berbagai benefit perdagangan, Kamboja mendapat tekanan untuk memperbaiki catatan hak asasi manusia (HAM). Kem Sokha dibebaskan dari tahanan rumah pada akhir pekan lalu dan Presiden Kamboja Hun Sen memerintahkan pembebasan lebih dari 70 aktivis oposisi pada Kamis (14/11).

Surat dari hakim investigasi Ky Rithy untuk pengacara Kem Sokha menyatakan, "Kami memutuskan menutup investigasi mulai saat ini."

"Langkah selanjutnya adalah kejaksaan mencabut berbagai dakwaan atau membawa kasus itu ke pengadilan. Kami ingin semua dakwaan dicabut," ungkap putri Kem Sokha, Monovithya Kem di Twitter.

Juru bicara pengadilan menjelaskan dia tidak tahu keputusan untuk menutup investigasi itu sehingga tidak bisa berkomentar.

Kem Sokha ditahan pada 2017 dan Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) yang dia dirikan dilarang mengikuti pemilu tahun lalu. Pemilu itu dimenangkan partai berkuasa dan dikecam hasilnya oleh negara-negara Barat.

Kem Sokha menganggap dakwaan terhadapnya tidak masuk akal. UE memberi waktu pada pemerintah Kamboja untuk merespon laporan awal tentang penghentian benefit perdagangan terkait tekanan pada oposisi, kelompok non-pemerintah dan media.
(sfn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
53 menit yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
1 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
2 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
3 jam yang lalu
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved