Video Telanjang Viral, Artis Pengancam PM India: Moga Allah Hukum Pelakunya

Jum'at, 15 November 2019 - 15:40 WIB
Video Telanjang Viral,...
Video Telanjang Viral, Artis Pengancam PM India: Moga Allah Hukum Pelakunya
A A A
ISLAMABAD - Seorang penyanyi pop Pakistan yang mengancam akan membunuh Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi memutuskan pensiun dari dunia hiburan setelah video telanjangnya bocor dan viral di media sosial. Artis yang jadi sorotan media internasional ini menyumpahi pelaku penyebar videonya agar dihukum Allah.

Rabi Pirzada untuk pertama kalinya muncul di platform publik pada hari Kamis setelah skandal video itu menamatkan kariernya. Dia muncul dengan busana tradisional Muslim warna hitam dan menunjukkan kesedihannya.

Dia tenar sejak mengancam akan membunuh PM Modi, termasuk aksinya yang berdandan dengan busana rompi bom. Bocornya video tanpa busananya sempat memicu spekulasi bahwa dia jadi target operasi siber intelijen India.

"Mereka yang membuat video saya viral akan dihukum dalam kehidupan ini dan di akhirat karena genggaman Allah sangat keras," katanya dalam sebuah video.

"Mereka bersalah di pengadilan Allah dan mereka akan dihukum. Saya berdoa semoga orang-orang seperti itu dihukum," ujarnya, seperti dikutip Sputniknews, Jumat (15/11/2019).

Menurut Pirzada tim keamanan siber dan tim intelijen Pakistan akan segera menangkap orang-orang yang bertanggung jawab atas tindakan yang membuat videonya viral.

Dia ingin kembali ke kehidupan normal setelah dihantam skandal video telanjang tersebut. "Banyak wanita juga menawarkan untuk mendukung dan melindungi saya, meyakinkan saya bahwa tidak ada yang bisa mengangkat jari terhadap saya. Ini termasuk mereka yang berafiliasi dengan (gerakan) #MeToo dan #MeraJismMeriMarzi," paparnya.

Bintang pop itu menegaskan bahwa dia tidak akan kembali ke bisnis hiburan dan mulai sekarang hanya akan bernyanyi untuk Allah. "Saya pikir saya telah diberikan kehidupan baru, dan arti hidup saya sekarang hanya agama," katanya.

Pihak berwenang Pakistan telah menyelidiki insiden tersebut, tetapi belum sampai pada kesimpulan bagaimana videonya sampai ke dunia maya. Beberapa pihak menduga bintang pop yang memusuhi PM India itu adalah korban "balas dendam porno". Ada juga yang menduga bahwa dia korban konspirasi politik.

Pirzada sebelumnya mengancam akan membunuh PM India karena keputusannya soal status Kashmir. Dia pernah mengenakan rompi bom bunuh diri dalam sebuah foto dan dalam video lain dia mengancam akan membunuh PM Modi dengan ular, singa, dan buaya.
(mas)
Berita Terkait
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Pakistan-India Bertukar...
Pakistan-India Bertukar Daftar Tahanan dan Aset Nuklir
Darah Akan Banyak Mengalir,...
Darah Akan Banyak Mengalir, Pakistan Siapkan Skenario Kejutan jika Perang dengan India
2 Negara Tetangga Ini...
2 Negara Tetangga Ini Ternyata Pernah Akan Memicu Perang Nuklir
Siapa Ali Khan Mahmudabad?...
Siapa Ali Khan Mahmudabad? Profesor India yang Ditangkap karena Kritik Operasi Sindoor
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
28 menit yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
57 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
3 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
3 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
4 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved