Polisi Prancis Bersihkan Kamp Migran di Utara Paris

Kamis, 07 November 2019 - 18:35 WIB
Polisi Prancis Bersihkan...
Polisi Prancis Bersihkan Kamp Migran di Utara Paris
A A A
PARIS -

Polisi Prancis dilaporkan membersihkan dua kamp tenda migran besar di Paris utara. Pihak berwenang berjanji untuk membersihkan kamp-kamp lain, sehari setelah pemerintah mengumumkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat.

Sejumlah bus membawa lebih dari 1.600 orang di daerah Porte de la Chapelle dan Seine-Saint-Denis, tempat para pengungsi ilegal tinggal di tenda-tenda di bawah dan di sekitar jembatan jalan lingkar Paris Peripherique yang sibuk dan jalan landai ke jalan raya A1.

"Saya tidak akan lagi mentolerir instalasi ini di pinggir jalan di sini atau di mana pun di ruang publik di Paris," kata pejabat Kepolisian Paris, Didier Lallement dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (7/11/2019).

Para migran, kebanyakan laki-laki dari Afrika sub-Sahara dan beberapa dari Timur Tengah, naik bus dengan tertib dan dibawa ke pusat kebugaran dan tempat-tempat umum lainnya di dalam dan sekitar Paris, sementara para ekskavator menghancurkan gubuk darurat dan mengambil kursi plastik, kasur dan sampah.

Lallement kemudian mengatakan, polisi akan terus beroperasi di kedua daerah itu dalam beberapa minggu mendatang untuk mencegah migran kembali.

Pada hari Rabu, Perdana Menteri Parncis, Edouard Philippe mengumumkan penutupan kamp tenda, kuota untuk pekerja migran dan batasan akses ke perawatan kesehatan yang tidak mendesak bagi para pencari suaka yang baru tiba, sebagai bagian dari upaya untuk menunjukkan bahwa pemerintah sedang memperhatikan kekhawatiran pemilih tentang imigrasi.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
44 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
3 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved