Bandara Dikepung Pendukung Morales, Pemimpin Aksi Protes Bolivia Balik Kanan

Rabu, 06 November 2019 - 00:57 WIB
Bandara Dikepung Pendukung...
Bandara Dikepung Pendukung Morales, Pemimpin Aksi Protes Bolivia Balik Kanan
A A A
LA PAZ - Pemimpin aksi protes Bolivia, Luiz Fernando Camacho, terpaksa kembali ke daerah asalnya setelah sempat tertahan di bandara internasional La Paz. Camacho terpaksa kembali ke rumah karena adanya potensi ancaman dari para pendukung Presiden Evo Morales yang telah mengepung bandara.

Luiz Fernando Camacho terbang ke La Paz dari Santa Cruz dengan membawa surat pengunduran diri untuk diserahkan kepada Presiden Evo Morales dalam upaya meningkatkan tekanan kepada pemimpin Bolivia itu.

Namun Camacho mengatakan bahwa ia tidak bisa meninggalkan bandara El Alto karena potensi ancaman dari para pendukung Morales yang menunggu di luar bandara. (Baca juga: Dikepung Massa, Pemimpin Protes Bolivia Berlindung di Bandara )

Beberapa demonstran pro-pemerintah membawa tongkat dan memasuki bandara. Tetapi polisi mengatakan kepada mereka Camacho, yang telah menjadi tokoh oposisi yang berpengaruh dalam lebih dari dua minggu aksi protes atas hasil pemilu yang disengketakan, terbang kembali ke Santa Cruz.

"Orang-orang ini akan tiba dalam beberapa menit berikutnya di kota Santa Cruz, dengan semua langkah keamanan," menteri pemerintah Carlos Romero mengatakan pada konferensi pers, menambahkan bahwa angkatan udara telah mengangkutnya dengan perlindungan polisi seperti dilansir dari Reuters, Rabu (6/11/2019).

Kemenangan Morales yang kontroversial dalam pemilu telah mendorong negara miskin di Amerika Selatan yang terkurung daratan itu ke dalam krisis demokrasi dengan meningkatnya tekanan baginya untuk mundur atau menggelar pemilu baru.

Luis Almagro, kepala Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) yang mengaudit pemilu pada 20 Oktober lalu, telah meminta otoritas Bolivia untuk memastikan kebebasan bergerak bagi Camacho.

Badan bandara yang dikelola pemerintah dan pemerintah mengatakan protokol keamanan telah diterapkan untuk menjamin keselamatan Camacho, termasuk menjaganya di daerah yang dilindungi.

Reuters tidak dapat segera menghubungi Camacho untuk memberikan komentar.

Morales memenangkan pemilu bulan lalu dengan keunggulan hanya lebih dari 10 poin, memberinya kemenangan langsung, tetapi kemenangan itu dirusak oleh penghentian penghitungan hampir 24 jam, yang ketika dilanjutkan, menunjukkan perubahan yang tajam dan tidak dapat dijelaskan.

OAS sebelumnya merekomendasikan pemungutan suara putaran kedua.

Pemimpin adat pertama Bolivia, yang berkuasa pada tahun 2006, telah membela kemenangannya dan mendukung audit OAS untuk menyelesaikan krisis yang diwarnai dengan blokade di kota-kota dan bentrokan jalanan yang telah menyebabkan beberapa kematian.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Bolivia Tuduh...
Presiden Bolivia Tuduh Elon Musk Terlibat Kudeta Bolivia
Hari Perempuan Bolivia...
Hari Perempuan Bolivia Dirayakan dengan Pagelaran Busana Napi Penjara Obrajes
Setahun di Pengasingan,...
Setahun di Pengasingan, Evo Morales Kembali ke Bolivia
Incar Cadangan Lithium,...
Incar Cadangan Lithium, Inggris Dilaporkan Dukung Kudeta Bolivia
Brasil Pesta Gol ke...
Brasil Pesta Gol ke Gawang Bolivia
Jet Tempur Bolivia Jatuh...
Jet Tempur Bolivia Jatuh Timpa Rumah Penduduk, Satu Tewas
Berita Terkini
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
25 menit yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
49 menit yang lalu
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
1 jam yang lalu
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
1 jam yang lalu
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
2 jam yang lalu
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved