Rusia: al-Baghdadi Bibit AS, Kematiannya Jadi Pertanyaan Terbuka

Sabtu, 02 November 2019 - 08:14 WIB
Rusia: al-Baghdadi Bibit...
Rusia: al-Baghdadi Bibit AS, Kematiannya Jadi Pertanyaan Terbuka
A A A
MOSKOW - Menteri Laur Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow masih belum dapat memverifikasi klaim Washington tentang pelenyapan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi. Dia justru menganggap sosok teroris paling dicari dunia itu adalah bibit Amerika Serikat (AS).

Menurut diplomat top Rusia itu, Amerika yang memfasilitasi kebangkitan kelompok Islamic State of Iraq and Levant (ISIL atau ISIS) sejak awal. "Apakah dia benar-benar mati, bibit dari Amerika Serikat," katanya kepada penyiar Rossiya 24, Jumat (1/11/2019) malam yang menyatakan itu menjadi pertanyaan terbuka.

"ISIS dengan demikian muncul setelah invasi ilegal AS ke Irak, runtuhnya negara Irak dan pembebasan para ekstremis yang sebelumnya ditahan di penjara-penjara Amerika di sana," lanjut Lavrov.

"Jadi, pada tingkat tertentu, orang Amerika sekarang telah menghilangkan bibit mereka sendiri, jika itu benar-benar terjadi," paparnya. (Baca: Dikhianati Ajudan, Musabab Ajal Jemput Bos ISIS al-Baghdadi )

Lavrov juga mengatakan bahwa militer Rusia masih belum memiliki informasi yang cukup untuk mengonfirmasi dengan keyakinan bahwa sosok "khalifah" yang memproklamirkan diri sendiri itu memang sudah tewas. "Kami ingin mendapatkan informasi tambahan," katanya.

"Semuanya dinyatakan dengan penuh kemenangan dan kegembiraan. Namun, militer kita masih mempelajari masalah ini dan sejauh ini tidak dapat mengonfirmasi banyak pernyataan AS," paparnya.

Presiden AS Donald Trump dengan sombong mengumumkan pasukan khusus Amerika menetralkan pemimpin kelompok teroris itu dalam serangan malam hari yang berani di Idlib, barat laut Suriah. Namun, pernyataan Trump disambut dengan skeptis oleh banyak orang.

Pentagon telah merilis rekaman drone dari serangan itu, namun hanya menawarkan sedikit bukti mengenai kematian pemimpin ISIS itu sendiri. Tubuhnya yang diklaim termutilasi akibat ledakan rompi bom bunuh diri yang diledakkannya telah dikubur di laut. Kendati demikian, bukti untuk klaim-klaim itu tetap dirahasiakan. (Baca juga: Assad Ragu Kematian al-Baghdadi: Mengapa AS Tak Tampilkan Jasadnya )

Sebelumnya, Presiden Republik Arab Suriah Bashar al-Assad juga menyatakan keraguannya tentang kematian al-Baghdadi."Washington dapat menciptakannya kembali dengan nama yang berbeda, sebagai individu yang berbeda," katanya.

"Amerika dapat mereproduksi ISIS secara keseluruhan, mungkin dengan nama yang berbeda tetapi dengan pemikiran dan tujuan yang sama," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Irak Tangkap Pentolan...
Irak Tangkap Pentolan ISIS Suksesor Favorit al-Baghdadi
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
ISIS Tunjuk Pemimpin...
ISIS Tunjuk Pemimpin Baru, Konfirmasi Kematian Pendahulunya
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Janda Bos ISIS Akui...
Janda Bos ISIS Akui Kayla Mueller Budak Abu Bakr al-Baghdadi
Jejak Berdarah Bos ISIS...
Jejak Berdarah Bos ISIS Al-Qurayshi: Arsitek Genosida Yazidi
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
17 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved