Nikahi Pria Inggris, Politisi Hong Kong Diledek 'Makan Sosis Asing'

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 15:52 WIB
Nikahi Pria Inggris,...
Nikahi Pria Inggris, Politisi Hong Kong Diledek 'Makan Sosis Asing'
A A A
HONG KONG - Seorang politisi perempuan di Parlemen Hong Kong yang menikah dengan jurnalis pria asal Inggris diledek oleh rivalnya dengan dengan komentar "makan sosis asing". Ledekan itu memicu kemarahan karena dianggap mengandung unsur pelecehan seksual.

Poltisi perempuan yang diledek itu adalah Claudia Mo, anggota Parlemen pro-demokrasi. Dia menikah dengan jurnalis Inggris, Philip Bowring. Sedangkan politisi yang mencemoohnya adalah Junius Ho, anggota Parlemen pro-pemerintah China.

Komentar yang memicu kemarahan itu dilontarkan pada rapat Dewan Legislatif Hong Kong untuk memilih ketua dan wakil ketua sebuah komisi di Parlemen pada hari Selasa.

Gara-gara komentarnya itu, Junius Ho dikeluarkan dari rapat Parlemen. Komentar vulgar itu juga viral di internet.

Claudia Mo yang telah menjadi ibu dua anak itu mengatakan kepada para anggota legislatif bahwa komentar rivalnya terang-terangan bersifat seksis, rasis dan merupakan pelecehan seksual.

Dalam rapat tersebut, Junius Ho menuntut agar metode pemungutan suara dibuat jelas dan pada satu titik dikritisi oleh Mo.

Tak terima dengan kritikan itu, Junius Ho, 57, menjawab; "Dia terbiasa makan sosis asing". Para politisi pro-demokrasi marah dengan jawaban itu.

"Komentar itu berbahaya bagi perempuan," kata anggota dewan legislatif Ray Chan, seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (17/10/2019). Anggota Parlemen lainnya, Jeremy Tam, meminta anggota parlemen perempuan pro-Beijing untuk mempertimbangkan apakah komentar tersebut ofensif atau tidak.

Junius Ho menolak untuk meminta maaf, yang membuatnya dikeluarkan dari rapat Parlemen. Dia mengklaim sedang menggunakan hak "kebebasan berekspresi". Lantaran kesal, para anggota dewan menyebutnya "sampah" dan menyuruhnya untuk "makan" makanannya sendiri.

Ketika penjaga keamanan menggiringnya keluar dari ruang Parlemen, anggota parlemen pro-demokrasi memukul meja mereka dan berteriak agar Junius Ho keluar.

Pertemuan para anggota Parlemen itu ditunda untuk istirahat makan siang beberapa waktu kemudian.

Claudia Mo, 62, merupakan mantan jurnalis yang kemudian menjadi pengacara. "Saya hanya tidak percaya bahwa di legislatif ini kita dapat memiliki seseorang yang bisa mencapai tingkat yang paling rendah, dan saya ingin mencatat bahwa orang ini tidak layak untuk tetap sebagai legislator, dan dia adalah seorang memalukan bagi profesi hukum di Hong Kong," ujar Claudia.

Junius Ho telah menimbulkan kontroversi selama protes di Hong Kong, dengan mengklaim bahwa orang asing yang berada dalam demonstrasi adalah mata-mata Amerika Serikat yang ingin mengubah bekas koloni Inggris itu menjadi "Suriah berikutnya".

Dia juga mendesak polisi China untuk menyelidiki orang asing yang terlibat demonstrasi.
(mas)
Berita Terkait
Inggris Siap Tampung...
Inggris Siap Tampung Warga Hong Kong
Inggris Peringatkan...
Inggris Peringatkan China: Jangan Rusak Permata Hong Kong
Bersitegang dengan Inggris,...
Bersitegang dengan Inggris, China Siapkan Serangan Balik yang Kuat
China Murka Inggris...
China Murka Inggris Tawarkan Kewarganegaraan pada Penduduk Hong Kong
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan...
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan kepada Tiga Juta Warga Hong Kong
China Desak Inggris...
China Desak Inggris Tinggalkan Mentalitas Kolonial Dalam Isu Hong Kong
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
37 menit yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
1 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
1 jam yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
1 jam yang lalu
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
3 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved