Rusia Tahan 3 Diplomat AS di Dekat Situs Militer Rahasia

Kamis, 17 Oktober 2019 - 03:53 WIB
Rusia Tahan 3 Diplomat...
Rusia Tahan 3 Diplomat AS di Dekat Situs Militer Rahasia
A A A
MOSKOW - Pihak berwenang Rusia menahan tiga diplomat Amerika Serikat (AS) di dekat sebuah situs militer rahasia, tempat insiden nuklir terjadi Agustus lalu. Ketiga diplomat itu sedang dalam perjalanan resmi dan tiba-tiba dikeluarkan dari kereta api sebelum akhirnya ditahan.

Kantor berita Interfax melaporkan ketiga diplomat AS dikeluarkan dari kereta api pada hari Senin ketika tiba di Severodvinsk, sebuah kota dengan 183.000 penduduk.

Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi kepada Fox News, Kamis (17/10/2019), bahwa para diplomat yang ditahan sejatinya perjalanan resmi setelah mengajukan izin kunjungan ke Kementerian Pertahanan Rusia.

"Para diplomat Amerika melakukan perjalanan resmi dan telah memberi tahu pihak berwenang Rusia tentang perjalanan mereka," kata Departemen Luar Negeri melalui seorang juru bicara kepada Fox News.

Laporan versi media Rusia, REN-TV, ketiga orang Amerika itu tidak menunjukkan dokumen untuk tinggal di Severodvinsk. Mereka ditahan setelah pihak berwenang Rusia melakukan pemeriksaan penumpang kereta ketika tiba di kota tersebut.

Laporan lain dari Interfax menyebutkan para diplomat AS telah dilepaskan, tetapi dianggap telah melanggar hukum Rusia. Pejabat Moskow belum merilis informasi tambahan apa pun tentang penahanan dan pembebasan ketiga diplomat Washington.

Kota pelabuhan Severodvinsk terletak di dekat jarak tembak militer di Nyonoksa, di wilayah Arkhangelsk, Rusia utara.

Pada 8 Agustus lalu, lima ahli nuklir Rusia tewas selama uji mesin roket di dekat Laut Putih. Kementerian Pertahanan Rusia awalnya mengatakan ledakan itu menewaskan dua orang dan melukai enam orang, tetapi badan nuklir Rusia, Rosatom, mengungkapkan bahwa ledakan itu menewaskan lima pekerjanya dan melukai tiga lainnya.

Rosatom mengatakan ledakan itu terjadi ketika para insinyur menguji sumber daya isotop nuklir untuk sebuah roket. Ledakan itu menyebabkan para korban terlempar ke laut.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
3 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
4 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
6 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved