Rusia Dorong Dialog Turki-Suriah Soal Keamanan Perbatasan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:56 WIB
Rusia Dorong Dialog...
Rusia Dorong Dialog Turki-Suriah Soal Keamanan Perbatasan
A A A
MOSKOW - Rusia menuturkan, mereka akan terus mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan dialog antara pemimpin Turki dan Suriah mengenai normalisasi situasi perbatasan. Pernyataan ini datang ditengah masih berlangsungnya operasi militer Turki di timur laut Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuturkan, Moskow tidak hanya akan terus mendorong pembicaraan antara Damaskus dan Kurdi, tapi juga antara Damaskus dengan Ankara, untuk membantu meredam ketegangan di kawasan.

"Rusia akan terus bertindak dalam kepatuhan penuh dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB, mendorong pencapaian dan pelaksanaan perjanjian antara Damaskus dan Kurdi, dan juga memberikan kontribusi untuk menjalin kerja sama antara pemerintah Suriah dan Turki dalam memastikan keamanan di perbatasan bersama mereka, karena ini diatur oleh pakta Adana 1998," ucap Lavrov, seperti dilansir Tass pada Rabu (16/10/2019).

Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menolak proposal Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk melakukan pembicaraan gencatan senjata dengan Kurdi Suriah. Tetapi, Erdogan mengatakan, dia setuju untuk terus berdialog dengan Washington.

Erdogan mengatakan, Trump mengusulkan untuk menengahi gencatan senjata antara Turki dan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah dan memutuskan untuk mengirim delegasi ke Ankara untuk menindaklanjuti tawaran ini. Delegasi tersebut, papar Erdogan, akan dipimpin oleh Wakil Presiden AS, Mike Pence.

"Saya mengatakan kepada Trump bahwa kami tidak akan mendeklarasikan gencatan senjata terlebih dahulu sebelum membahas masalah lain, kami akan membuat kesepakatan lain terlebih dahulu, kemudian kami akan berbicara tentang gencatan senjata," ucap Erdogan.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
50 menit yang lalu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
1 jam yang lalu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
2 jam yang lalu
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
3 jam yang lalu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
3 jam yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved