Polisi Nigeria Kembali Bebaskan Puluhan Siswa dari 'Rumah Penyiksaan'

Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:35 WIB
Polisi Nigeria Kembali...
Polisi Nigeria Kembali Bebaskan Puluhan Siswa dari 'Rumah Penyiksaan'
A A A
LAGOS - Polisi kembali membebaskan 67 orang siswa yang ditemukan dibelenggu di sebuah pesantren di Nigeria utara. Para murid, yang berusia antara tujuh dan 40 tahun, memberi tahu polisi bahwa mereka telah disiksa dan dilecehkan.

Pesantren-pesantren Islam, yang dikenal sebagai Almajiris, adalah pemandangan umum di sebagian besar wilayah Muslim di Nigeria utara.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan anak-anak lelaki dan laki-laki dewasa itu dirantai dan menjadi sasaran perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan martabat.

Dua guru serta pemilik sekolah, yang berada di Daura, tempat kelahiran Presiden Muhammadu Buhari, telah ditangkap.

Lebih dari 300 murid telah terdaftar di pesantren itu tetapi sebagian besar telah melarikan diri sebelum polisi tiba.

"Para tawanan telah melakukan kerusuhan dan banyak yang keluar dengan belenggu mereka masih di kaki," kata juru bicara kepolisian Katsina seperti dikutip dari BBC, Selasa (15/10/2019).

Sekolah itu telah beroperasi selama beberapa dekade sebagai tempat pengajaran Alquran dan menjadi tempat bagi beberapa murid yang dianggap memiliki masalah perilaku.

Ada banyak laporan pelecehan di sekolah-sekolah asrama Islam di utara Nigeria, dengan para siswa kadang-kadang dipaksa untuk menghabiskan hari-hari mereka mengemis di jalanan.

Presiden Buhari sebelumnya mengutuk laporan pelecehan di institusi serupa.

Bulan lalu, lebih dari 300 siswa laki-laki dibebaskan dari sekolah asrama serupa di negara bagian Kaduna. (Baca juga: Ratusan Bocah Dibebaskan dari 'Rumah Siksaan' Berkedok Sekolah di Nigeria )

Peristiwa itu membuat Buhari mendesak para pemimpin agama dan tradisional untuk bekerja dengan pihak berwenang guna mengekspos dan menghentikan semua jenis pelecehan yang diketahui secara luas tetapi diabaikan selama bertahun-tahun.
(ian)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
29 menit yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
2 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
2 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
4 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
5 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved