Pemimpin Catalan Dipenjara, Demonstran Banjiri Jalanan Spanyol

Selasa, 15 Oktober 2019 - 05:08 WIB
Pemimpin Catalan Dipenjara,...
Pemimpin Catalan Dipenjara, Demonstran Banjiri Jalanan Spanyol
A A A
BARCELONA - Langkah Mahkamah Agung (MA) Spanyol memenjarakan sembilan pemimpin separatis Catalan dengan hukuman sembilan hingga 13 tahun penjara memicu unjuk rasa di wilayah itu. Situasi politik pun semakin tidak menentu.

Bandara internasional Barcelona menjadi lokasi utama unjuk rasa. Ribuan pengunjuk rasa memenuhi pintu masuk bandara dan kepolisian anti-huru-hara mengusir demonstran dengan menggunakan tongkat pemukul.

Kepolisian memperingatkan di Twitter bahwa beberapa demonstran membuat barikade dan melemparkan benda-benda ke arah polisi.

Surat kabar La Vanguardia mengutip sumber medis yang menyatakan 37 orang memerlukan perawatan setelah terjadi bentrok antara aparat dan pengunjuk rasa.

Kekacauan di bandara mengakibatkan 100 penerbangan dibatalkan dan beberapa penerbangan lainnya ditunda. Adapun pengunjuk rasa di basis separatis di Girona membakar ban di jalur kereta yang menghubungkan antara Barcelona dan Prancis. Jalur kereta dan jalan raya regional diblokade di beberapa tempat di wilayah timur laut.

Sebelumnya, pelaksana Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez menyatakan hukuman itu merupakan kekalahan terhadap gerakan kemerdekaan Catalan. Aksi separatis Catalonia menjadi krisis politik paling serius di Spanyol sejak kematian diktator Francisco Franco empat dekade silam.

"Situasi sejauh ini dianggap dapat dikontrol, tapi tampaknya masih berisiko hingga akhir pekan," papar sumber pemerintah, dilansir Reuters.

Banyaknya jumlah pengunjuk rasa menjadi indikasi pertama tentang bagaimana masa depan perjuangan kemerdekaan Catalonia yang selama ini berjalan damai.

"Vonis ini serangan pada demokrasi dan hak seluruh warga. Sekarang kita semua divonis, tidak hanya 12 orang," papar Ketua Parlemen Catalan Roger Torrent.

Hukuman penjara terlama, 13 tahun diterima oleh mantan deputi pemimpin pemerintahan Catalan Oriol Junqueras. MA memvonis dia dan delapan pemimpin lain dengan dakwaan penghasutan dan empat orang lainnya didakwa menyalahgunakan dana publik.
(sfn)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
Guardiola Serukan Publik...
Guardiola Serukan Publik Catalonia Penuhi Stadion untuk Laga Amal Palestina
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
11 menit yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
49 menit yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
1 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
3 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
3 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved