Redam Kritik, Trump Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki

Selasa, 15 Oktober 2019 - 01:27 WIB
Redam Kritik, Trump...
Redam Kritik, Trump Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump segera menerapkan sanksi ekonomi pada Turki, paling cepat pekan ini. Sanksi AS itu terkait serangan Turki ke Suriah bagian utara.

Sanksi menjadi sedikit pilihan yang masih tersisa bagi AS untuk menekan Turki. Para pejabat pertahanan menyatakan pemerintahan Trump tak akan menggunakan militer AS untuk menghentikan serangan Turki terhadap para pejuang Kurdi yang selama ini menjadi aliansi AS dalam memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Trump juga meminta Pentagon untuk mulai menarik semua pasukan AS dari wilayah Suriah utara.

Setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa Trump mengizinkan sanksi baru pada Turki, pemerintah telah mulai merancang sanksi untuk menekan ekonomi Turki. Trump menyatakan dia mendengarkan Kongres, saat Partai Republik dan Partai Demokrat secara agresif mendorong penerapan sanksi pada Turki.

"Bersepakat dengan @LindseyGrahamSC dan banyak anggota Kongres, termasuk Demokrat, tentang penerapan Sanksi terhadap Turki," ungkap Trump di Twitter.

"Kementerian Keuangan siap bekerja, tambahan legislasi mungkin diperlukan. Ada konsensus besar tentang ini. Turki meminta itu tidak dilakukan," papar Trump.

Pejabat AS secara anonim menjelaskan pada Reuters bahwa berbagai sanksi itu sedang dirancang di semua level pemerintahan untuk diterapkan.

Trump berupaya menepis semua kritik, termasuk dari beberapa pendukung utamanya di Partai Republik, bahwa dia memberi lampu hijau pada Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk menyerang Kurdi pada Minggu (13/10), saat dia memutuskan menarik sejumlah pasukan AS keluar dari wilayah perbatasan. Keputusan Trump itu merupakan bagian dari upayanya membawa AS keluar dari perang tanpa akhir di Suriah. Namun para pengkritik menyatakan tindakan Trump dapat kembali membangkitkan ISIS.

Serangan Turki bertujuan menetralkan milisi YPG Kurdi yang menjadi bagian utama Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan dianggap Ankara sebagai kelompok teroris yang beraliansi dengan pemberontak Kurdi di Turki. Namun SDF juga aliansi utama AS dalam memerangi ISIS di Suriah.
(sfn)
Berita Terkait
Trump: Turki Berada...
Trump: Turki Berada di Balik Perubahan Rezim Suriah
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump: Suriah...
Donald Trump: Suriah Kacau, Biarkan Saja, AS Jangan Terlibat!
Berita Terkini
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
1 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
2 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
2 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
3 jam yang lalu
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
5 jam yang lalu
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved